Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA sedang menghadapi tantangan besar yaitu lebih dari 105 juta ton sampah diproduksi setiap tahun, ditambah meningkatnya limbah medis usai pandemi. Sementara banyak negara masih mencari solusi yang tepat, Indonesia justru memiliki seorang ilmuwan yang datang dengan jawaban konkret yaitu Prof. Dr. Mehrdad H. Mirarab.
Prof. Mehrdad dikenal luas dalam dunia energi dan teknologi pengolahan limbah. Ia telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi di Uni Emirat Arab, Qatar, dan Norway, tiga kawasan penting dalam industri energi global. Pengalaman itulah yang ia bawa ke Indonesia untuk mewujudkan inovasi hijau bagi masa depan lingkungan.
Bagi Prof. Mehrdad, Indonesia bukan sekadar tempat singgah. Ini adalah lokasi strategis untuk melakukan transformasi teknologi hijau dunia. “Indonesia adalah negara besar dengan masyarakat baik dan ekonomi yang terus tumbuh. Ini tempat terbaik untuk membawa teknologi baru,” ujarnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (9/12).
Fokus utamanya di Indonesia adalah mengembangkan sistem pengelolaan sampah hijau, yang mampu memusnahkan limbah tanpa polusi dan tanpa bahan bakar tambahan.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah seperti plastik dan limbah medis tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Konsep ini tidak hanya menyelesaikan masalah sampah. Tetapi juga menciptakan sumber energi bersih mendukung target transisi energi Indonesia dan arah pembangunan rendah karbon.
Namun bagi Prof. Mehrdad, teknologi adalah alat. Tujuan utamanya adalah memberikan manfaat nyata bagi manusia dan lingkungan. Karena itu, ia menggandeng akademisi dan industri lokal agar teknologi ini dapat dikembangkan dan dikuasai oleh talenta Indonesia sendiri.
Dengan basis keilmuan internasional, kemitraan global, dan komitmen untuk Indonesia, Prof. Mehrdad meyakini negeri ini bisa menjadi pemimpin teknologi hijau Asia.
Sistem pengelolaan sampah hijau yang ia bawa bukan hanya inovasi tetapi simbol perubahan. Di tangan seorang ilmuwan yang mengabdikan pengetahuannya untuk negeri ini, sampah bukan lagi masalah. Sampah adalah energi, dan energi itu kini menyala dari Indonesia untuk dunia. (H-2)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
RATUSAN jarum suntik limbah media ditemukan di Pantai Legian Bali, Senin pagi (28/7/2025) oleh wisatawan
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggerebek lokasi pembuangan limbah medis rumah sakit secara ilegal di wilayah Kabupaten Banjar.
PT TBS Energi Utama Tbk mengakuisisi Arah, setelah Asia Medical Enviro Services (AMES) yang berbasis di Singapura pada Agustus 2023.
Kendala dihadapi untuk penanganan limbah, yakni soal akses pengangkutan serta penyimpanan di daerah pelosok
Saat ini, PMI tengah melakukan investigasi terhadap temuan sejumlah limbah kantong darah di TPS Junok, Bangkalan, Madura. Sebagian limbah bertuliskan 'HIV' itu masih terisi darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved