Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Teknologi Hijau Ini Ubah Sampah Indonesia Jadi Energi Bersih Tanpa Polusi

Despian Nurhidayat
09/12/2025 12:35
Teknologi Hijau Ini Ubah Sampah Indonesia Jadi Energi Bersih Tanpa Polusi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

INDONESIA sedang menghadapi tantangan besar yaitu lebih dari 105 juta ton sampah diproduksi setiap tahun, ditambah meningkatnya limbah medis usai pandemi. Sementara banyak negara masih mencari solusi yang tepat, Indonesia justru memiliki seorang ilmuwan yang datang dengan jawaban konkret yaitu Prof. Dr. Mehrdad H. Mirarab.

Prof. Mehrdad dikenal luas dalam dunia energi dan teknologi pengolahan limbah. Ia telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi di Uni Emirat Arab, Qatar, dan Norway, tiga kawasan penting dalam industri energi global. Pengalaman itulah yang ia bawa ke Indonesia untuk mewujudkan inovasi hijau bagi masa depan lingkungan.

Bagi Prof. Mehrdad, Indonesia bukan sekadar tempat singgah. Ini adalah lokasi strategis untuk melakukan transformasi teknologi hijau dunia. “Indonesia adalah negara besar dengan masyarakat baik dan ekonomi yang terus tumbuh. Ini tempat terbaik untuk membawa teknologi baru,” ujarnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (9/12). 

Fokus utamanya di Indonesia adalah mengembangkan sistem pengelolaan sampah hijau, yang mampu memusnahkan limbah tanpa polusi dan tanpa bahan bakar tambahan. 

Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah seperti plastik dan limbah medis tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.

Konsep ini tidak hanya menyelesaikan masalah sampah. Tetapi juga menciptakan sumber energi bersih mendukung target transisi energi Indonesia dan arah pembangunan rendah karbon. 

Namun bagi Prof. Mehrdad, teknologi adalah alat. Tujuan utamanya adalah memberikan manfaat nyata bagi manusia dan lingkungan. Karena itu, ia menggandeng akademisi dan industri lokal agar teknologi ini dapat dikembangkan dan dikuasai oleh talenta Indonesia sendiri.

Dengan basis keilmuan internasional, kemitraan global, dan komitmen untuk Indonesia, Prof. Mehrdad meyakini negeri ini bisa menjadi pemimpin teknologi hijau Asia. 

Sistem pengelolaan sampah hijau yang ia bawa bukan hanya inovasi tetapi simbol perubahan. Di tangan seorang ilmuwan yang mengabdikan pengetahuannya untuk negeri ini, sampah bukan lagi masalah. Sampah adalah energi, dan energi itu kini menyala dari Indonesia untuk dunia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik