Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMBAH besi, yang selama ini dianggap sebagai ancaman, ternyata punya dampak lain bagi ekosistem dasar laut. Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam, seperti dari kapal karam, rangka mobil tua, hingga gerbong kereta bawah tanah, justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
Fenomena ini terungkap dari berbagai penelitian, seperti yang dikutip dari laman Ocean yang menunjukkan bahwa struktur keras buatan manusia dapat meniru fungsi alami terumbu karang.
Begitu sebuah benda berbahan besi atau logam jatuh ke dasar laut, arus, mikroorganisme, dan ikan kecil akan segera merespons keberadaannya.
Permukaan dari besi bisa menjadi tempat ideal bagi alga, spons, hingga karang untuk menempel dan tumbuh. Dalam hitungan minggu hingga bulan, wilayah tersebut berubah menjadi ekosistem baru.
Menurut para peneliti dari NOAA, proses ini dimulai sangat cepat. Begitu benda itu tenggelam, kawanan ikan kecil seperti sarden langsung berdatangan mencari perlindungan.
Kehadiran ikan kecil ini kemudian memancing predator yang lebih besar seperti barakuda dan hiu, membentuk rantai makanan baru. Lubang-lubang gelap pada bangunan logam menjadi tempat tinggal favorit bagi belut dan kerapu, sementara bagian permukaan yang menonjol menciptakan arus kecil yang membawa plankton yang menjadi sumber makanan utama di lautan.
Beberapa contoh fenomena menarik bisa terlihat di perairan Amerika, tempat lebih dari 2.500 gerbong subway atau kereta bawah tanah di New York yang sudah tidak terpakai sengaja ditenggelamkan untuk membentuk terumbu buatan.
Dalam waktu singkat, rangka logam yang kosong itu dipenuhi ikan kakap merah, ikan kupu-kupu, hingga karang keras yang menutupi permukaannya.
Namun, di balik manfaatnya, para ahli mengingatkan bahwa tidak semua limbah besi aman untuk dibiarkan di laut. Kapal karam yang tenggelam secara alami, misalnya, sering masih membawa cat beracun, asbestos, hingga serpihan logam yang dapat mencemari perairan.
Ada pula kasus di Palmyra Atoll, selatan Hawaii, di mana zat besi yang larut dari kapal karam memicu pertumbuhan berlebihan spesies anemon tertentu dan merusak keseimbangan ekosistem setempat. (Z-1)
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Analisis 10.000 autopsi satwa laut menunjukkan seberapa sedikit plastik yang dapat mematikan seabird, mamalia laut, dan penyu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved