Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH mengalami penundaan, akhirnya uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor akan dilaksanakan pada Senin, 31 Mei.
Sedianya Pemerintah Kota Bogor menggelar uji coba pada awal pekan atau Senin tamggal 24 Mei lalu. Namun karena terjadi lonjakan kasus positif, uji coba batal dilakukan.
Ada sebanyak 73 sekolah di Kota Bogor yang akan melakukan PTM dengan pembatasan selama dua pekan ke depan.
Untuk memastikan kesiapan sekolah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan kunjungan kerja. Salah satunya kesiapan uji coba PTM di Sekolah Kesatuan Bogor.
"Lonjakan kasus itu yang kita khawatirkan. Kemarin kita blow up ke masyarakat, bahwa larangan mudik, pembatasan-pembatasan kegiatan kemasyarakatan, termasuk keagamaan tujuannya adalah agar tidak terjadi ledakan kasus, termasuk untuk target PTM bulan Juli," kata Dedie, Jumat (28/5).
Jika memang ledakan kasus terjadi dalam beberapa pekan ke depan, lanjutnya, akan ada pertimbangan khusus dalam pelaksanaan PTM itu sendiri. Apalagi, jika Kota Bogor masuk kembali ke zona merah.
"Bila hal itu terjadi, maka kita tertinggal dengan daerah lain yang sudah melaksanakan PTM. Itulah yang selalu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa kedisiplinan, ketaatan, kekompakan kita sangat tuntut. Konsistensi dan kedisiplinan sekolah dalam menjaga prokes juga menjadi perhatian penting,"pungkasnya.
Ketua Pengurus Yayasan Kesatuan Bogor, Irhoan Tanudiredja mengaku selama persiapan jelang PTM, pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan Satgas Covid-19.
"Kita akan ikuti aturan dan arahan dari dinas, tentunya harus kapasitas 50 persen dan harus ada perizinan orang tua. Jadi seluruh protap kesehatan maupun protap dari PTM yang memang sudah disiapkan oleh dinas pendidikan, itu yang akan kita ikuti,"katanya.
Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengungkapkan, 73 sekolah yang dinyatakan siap menjalani uji coba sudah melewati serangkaian proses verifikasi dan visitasi beberapa kali.
Untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) saja, kata Hanafi, pihaknya hanya mengambil 37 sampling yang terdiri 20 SMPN dan 17 SMP swasta.
Kemudian yang tingkat (sekolah dasar) SD hanya di ambil 6 sekolah per kecamatan. Untuk SD hingga saat ini masih berjalan dan dari yang sedianya 36 sekolah, baru satu kecamatan satu SD.
"Kita lakukan ferivikasi. Kita sama-sama dinas kesehatan, dinas perhubungan dan dinas lainnya. Melihat satgas covid-nya sudah siap belum? Ruang UKS- nya sudah ada apa belum? Kemudian sarana dan prasarananya,"jelasnya.
Pihaknya juga menyiapkan skenario anak mulai dari rumah sampai ke sekolah. Masuk dan cuci tangan. Dimana sebelum mereka masuk, dilakukan penyemprotan terlebih dahulu dengan disinfektan. Pun demikian ketika mereka pulang.
"Karena pada prinsipnya sekolah yang ada di Kota Bogor ini sudah siap. Tapi langkah - langkah operasional tetap harus dilakukan. Kalau dua pekan ke depan tidak ada masalah kita berangsur - angsur ke sekolah lain. Kita terus verifikasi," ungkap Hanafi.
Kata Hanafi, uji coba ini merupakan proses adaptasi kebiasaan baru. Para siswa yang masuk sekolah nanti, harus memahami bahwa cara belajar di sekolah tak seperti dulu lagi. Maka dari itu, uji coba ini akan menjadi bahan adaptasi.
"Semua persiapannya sama. Tentu kami melakukan PTM ini harus atas seijin orangtua dan komite dan dilampirkan surat pernyataan tertulis dengan bermaterai. Kita tidak sembarangan. Kalau orang tua tidak setuju, ya gak apa- apa. Dan kita tidak menganjurkan pada orangtua untuk memaksakan anaknya sekolah. Yang jelas di SKB 4 menteri ini 50 persen. Bila mana ortu setuju lebih dari 50 persen, kita tetap 50 persen,"paparnya.
Pemkot Bogor, kata Hanafi, juga sudah melakukan beragam kiat jelang PTM. Salah satunya vaksinasi kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang sudah berjalan 90 persen lebih. (OL-13)
Baca Juga: Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Tangerang Meningkat
Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
SEKOLAH menengah atas terbuka (SMA-T) atau sekolah menengah swasta yang disiapkan pemerintah bagi siswa SMP yang dinyatakan tidak lolos PPDB
Melalui outing class diharapkan siswa dapat menemukan secara langsung pengetahuan yang selama ini mereka sudah pelajari secara teori di dalam kelas
Pertumbuhan mata minus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit mata di kemudian hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved