Senin 19 April 2021, 18:39 WIB

Rizieq Sebut Kerumunan Megamendung tak Sebabkan Darurat Kesehatan

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Rizieq Sebut Kerumunan Megamendung tak Sebabkan Darurat Kesehatan

ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Sidang Rizieq lewat daring

 

Rizieq Shihab menyebut kerumunan Megamendung tidak menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Rizieq yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut menyebut dari keterangan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (9/14) hari ini, kerumunan tak menyebabkan peningkatan kasus covid-19.

Pentolan Ormas Front Pembela Islam yang telah dilarang itu awalnya mengungkapkan kembali pernyataan Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus yang menyampaikan ada 20 orang mendapat hasil reaktif.

Namun, Camat Megamendung Endi Rismawan merinci, dari 20 orang yang reaktif, hanya 1 orang yang dinyatakan positif covid-19 seusai menjalani tes PCR.

"Tadi menarik penjelasan pak Agus, didapat 20 reaktif. Kemudian pak Camat lebih rinci, betul 20 reaktif tapi setelah di PCR hanya 1 positif," kata Rizieq di persidangan.

Baca juga: MPR: Mepertentangkan dan Menghina Agama Bentuk Keterbelakangan

Rizieq juga mengutip data yang dipaparkan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Megamendung Iwan Relawan yang menyebut Oktober 2020 atau satu bulan sebelum kerumunan Megamendung ada 2 orang warga positif Corona.

Namun, pada November, kasus positif di Megamendung tidak ada alias nol. Pada Desember hanya bertambah 1 kasus dan hingga Februari terdapat 5 kasus positif.

Atas paparan saksi tersebut, Rizieq menyebut kerumunan Megamendung tidak berujung kedaruratan kesehatan masyarakat.

"Artinya data ini jadi penting sekali bahwa kerumunan itu tidak memberikan dampak kedaruratan kesehatan masyarakat," tegas Rizieq.

Seperti diketahui, dalam perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.JktTim untuk kasus kerumunan di Megamendung, Rizieq Shihab didakwa melanggar Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo 216 ayat 1 KUHP.

Seperti diketahui, kerumunan di Megamendung terjadi setelah kepulangan Rizieq dari Arab Saudi pertengahan November 2020 lalu. Setelah tiba di Indonesia, Rizieq mengikuti rangkaian kegiatan salah satunya di Pondok Pesantren Alam Agrikultural Markaz Syariah miliknya. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar tiga ribu orang. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Hujan Akan Terjadi Di Sebagian Jakarta Siang Ini

👤Widhoroso 🕔Kamis 06 Mei 2021, 06:35 WIB
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta berawan pada pagi hari, Kamis...
Antara

Vaksinasi Covid di DKI Jangkau Warga Pemukiman Padat Penduduk

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 05 Mei 2021, 21:27 WIB
KADINKES DKI Jakarta Widyastuti, mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melakukan percepatan vaksinasi covid-19 dengan menjangkau pemukiman padat...
DOK IST

Berbagi Kebaikan di Ramadan Melalui Semangat Kolaborasi

👤Gana Buana 🕔Rabu 05 Mei 2021, 21:20 WIB
Terdapat 700 paket sembako dibagikan ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya