Selasa 06 April 2021, 11:33 WIB

Berkurang, Sekolah Uji Coba Tatap Muka Jadi 85 Unit di DKI Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Berkurang, Sekolah Uji Coba Tatap Muka Jadi 85 Unit di DKI Jakarta

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Guru beserta orang tua murid mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3).

 

JUMLAH sekolah yang direncanakan untuk menjadi 'piloting' uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jakarta berkurang menjadi 85 sekolah.

Hal itu setelah dilakukan asesmen dua kali dan pelatihan oleh pihak Dinas Pendidikan DKI.

"Sekarang yang fix 85 sekolah, dari berbagai jenjang dari SD-SMA/SMK," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja saat dihubungi Selasa, (6/4).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mulai merencanakan uji coba PTM sejak Februari lalu. Kemudian, terdapat 100 sekolah yang disasar untuk mengikuti uji coba PTM.

"Kami lakukan asesmen dua kali. Asesmen 1 untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kesiapan guru dan kondisi kesiapan serta kesehatan siswa," ujar Taga.

Pada asesmen 2 dilakukan untuk melihat proses pembelajaran. Setelah mengikuti dua asesmen dan dinyatakan siap, guru-guru di sekolah yang ditargetkan untuk program 'piloting' tersebut harus mengikuti pelatihan yang diberikan Disdik DKI.

"Kemudian asesmen 2 berkaitan dengan proses pembelajaran. Baik penguasaan it utk daring dan tatap muka. Karena nanti tatap muka masih ada 'blended learning', masih campur antara daring dan tatap muka. Setelah ikuti asesmen, maka sekolah harus ikuti pelatihan Disdik untuk menguatkan kesiapan guru dan sarpras yang ada. Ternyata dari 100 itu sisanya 85 sekolah piloting SD, SMP, SMA, SMK," jelas Taga.

Ia mengatakan seharusnya ada 86 sekolah yang siap melakukan uji coba PTM. Namun, satu sekolah swasta mengundurkan diri karena tidak siap dan tidak mendapatkan persetujuan orangtua peserta didik. Pihaknya pun tidak dapat memaksa pihak sekolah.

"Kami tidak bisa memaksa mereka untuk mengikuti PTM," tegasnya. (Put/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

1500 Nakes RSDC Wisma Atlet Reakreasi ke Dufan

👤Antara 🕔Selasa 13 April 2021, 03:20 WIB
Refreshing juga sebagai upaya menyegarkan kembali pikiran para nakes yang tiap hari bertugas merawat...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi Selidiki Proyektil Nyasar Rumah Warga di Kebon Jeruk

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 00:31 WIB
Kanit Reserse Kriminal Polsek Kebon Jeruk AKP Pradita Yulandi mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan membenarkan adanya...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Selama Ramadan, KRL Jabodetabek Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:57 WIB
KAI Commuter mengajak penumpang yang hendak makan dan minum untuk berbuka puasa dengan menjaga protokol kesehatan dan menjaga kebersihan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya