Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGINJAK satu tahun masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, sistem transportasi publik di Jakarta dinilai mengalami lompatan signifikan.
Melalui diskusi refleksi bertajuk 'Akselerasi Visi Pramono-Rano Menuju Kota Bebas Macet' yang digelar Jabodetabek Transport Community (JTC), Sabtu (7/2), terungkap bahwa integrasi moda dan teknologi menjadi tulang punggung perubahan wajah mobilitas Ibu Kota.
Transformasi Gaya Hidup
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim, menegaskan bahwa setahun terakhir fokus utama Pemprov DKI adalah mengubah pola pikir masyarakat. Salah satu instrumen yang digunakan adalah kebijakan penggunaan transportasi umum bagi ASN dan warga setiap Rabu.
"Kami ingin memaksa dalam arti positif agar transportasi umum menjadi gaya hidup. Fokus utama kita adalah transportasi berbasis rel (MRT dan LRT) sebagai tulang punggung, namun diperkuat dengan armada Trans-Jakarta dan Mikrotrans hingga ke depan pintu rumah warga," ujar Chico.
Lonjakan Penumpang Trans-Jakarta
Efektivitas kebijakan ini tecermin dari data operasional yang terus meroket. Direktur Utama Transportasi Jakarta (TJ) Welfizon Yuza, memaparkan bahwa pada 2025, pihaknya mencatat rekor baru dengan total 413 juta pelanggan atau tumbuh 11%.
"Integrasi adalah kuncinya. Dengan coverage area yang mencapai hampir 90%, Transjakarta kini bukan sekadar alat angkut, tapi sudah menjadi bagian dari lifestyle anak muda," tambahnya.
Kolaborasi Strategis dan Inovasi Digital
Masalah klasik first-mile dan last-mile (akses awal dan akhir perjalanan) kini dijembatani melalui kolaborasi dengan sektor swasta. VP Transport & Mobility Gojek, JB Hendra, menyebutkan integrasi aplikasi telah mempermudah warga dalam akses tiket bus Trans-Jakarta.
"Data kami menunjukkan hampir 45% perjalanan Gojek ditujukan ke stasiun atau halte. Penurunan tarif atau promo sebesar 1% saja di sisi kami mampu meningkatkan perpindahan penumpang ke Trans-Jakarta hingga 3,4%," ungkap JB Hendra.
Di sisi teknis, Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Ujang H menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas kini didukung oleh Intelligent Transport Control System (ITCS).
"Rencana besar kami mencakup pengembangan bus listrik hingga tahun 2030, perluasan layanan ke Kepulauan Seribu, serta pembangunan gedung parkir strategis seperti di kawasan Senopati untuk mengurai kemacetan di titik-titik krusial," jelas Ujang.
Transportasi Inklusif dan Manusiawi
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Haris Muhammadun, menekankan bahwa seluruh kebijakan harus berbasis pada kebutuhan warga, termasuk kelompok disabilitas.
"Penyesuaian tarif yang terjangkau dan ketepatan waktu adalah alasan utama warga beralih. Kita tidak bisa mendesain layanan tanpa mendengar apa yang diinginkan penumpang," kata Haris.
Saat ini, tingkat penggunaan transportasi umum di Jakarta berada di angka 23,6%. Dengan komitmen pada aspek keamanan, kenyamanan, dan kemudahan akses, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota dengan sistem mobilitas yang manusiawi, efisien, dan berkelanjutan. (P-2)
Waktu tempuh perjalanan Transjakarta dari Puri Beta 2 menuju Petukangan yang biasanya hanya 7 menit, saat ini meningkat drastis hingga mencapai 39 menit.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai termasuk janji mengatasi banjir dan macet.
Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan macet selama Ramadan
Polrestabes Bandung mencatat 1,5 juta kendaraan masuk ke Kota Bandung, Jawa Barat, selama tahun Baru Imlek 2026 yang menyebabkan kemacetan. Maka itu diterapkan rekayasa lalu lintas
SEBANYAK 1,5 juta kendaraan menuju ke Kota Bandung, Jawa Barat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 pada periode 13 - 15 Februari. Berdasarkan catatan Polrestabes Bandung
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved