Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Macet, 1,5 Juta Kendaraan Masuk Kota Bandung Saat Libur Imlek, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Media Indonesia
17/2/2026 07:33
Macet, 1,5 Juta Kendaraan Masuk Kota Bandung Saat Libur Imlek,  Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Ilustrasi.(Dok.MI)

KEPOLISIAN Resor Kota Besar atau Polrestabes Bandung mencatat 1,5 juta kendaraan masuk ke Kota Bandung, Jawa Barat, selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang menyebabkan kemacetan. Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas.

“Terhitung mulai Jumat sampai dengan Minggu, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung kurang lebih sebanyak 1.500.000 lebih,” ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif di Bandung, dikutip Selasa (17/2).

Hudi lebih lanjut menyampaikan bahwa volume kendaraan yang keluar dari Bandung sebanyal 1,3 juta. Oleh karena itu, diperkirakan masih ada sekitar 200.000 kendaraan yang masih berada di Bandung dan sekitarnya.

Untuk pengaturan rekayasa lalu lintas, sambung dia, dilakukan manual oleh petugas di lapangan. Selain itu, kepolisian menerapkan penyesuaian durasi lampu lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan.

Polrestabes juga memprioritaskan lampu yang mengarah masuk ke dalam kota jika terjadi kepadatan  dari arah Jakarta keluar Tol Pasteur.

Kawasan Pasteur, terang Hudi, menjadi perhatian sebab kerap mengalami kepadatan kendaraan dari arah Jakarta yang keluar dari gerbang tol menuju pusat kota.

"Saat terjadi lonjakan kendaraan yang hendak keluar Kota Bandung menuju Jakarta, kepolisian memberikan prioritas pada arus keluar kota guna mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurangi potensi penumpukan," terang dia.

Sedangkan rekayasa  lalu lintas lebih dinamis diterapkan di kawasan jalan layang Pasupati khususnya saat arus balik libur panjang yang diperkirakan terjadi setelah 15 Februari 2026.

Ia mengatakan tingginya volume kendaraan tersebut menunjukkan bahwa Bandung masih menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk menghabiskan libur panjang, baik untuk berwisata, berbelanja, maupun berkumpul bersama keluarga. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik