Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengungkapkan, modus operandi mafia tanah semakin canggih.
Banyak warga yang sudah tertipu dan dirugikan akibat keberadaan mereka. Namun demikian, ia menegaskan pemerintah tidak boleh kalah dalam menghadapi tindakan kriminal tersebut.
"Memang semakin bertahun-tahun polanya semakin canggih, semakin pintar, tentunya kami sebagai pemerintah juga tidak boleh kalah dengan mafia tanah," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (23/3).
Dari sisi pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat terus berupaya untuk menyesuaikan regulasi yang ada.Regulasinya dapat mencakup kepastian dalam hal kepemilikan tanah hingga pengamanan aset tanha.
Regulasi ini akan terus diperbaiki sesuai dengan perkembangan zaman termasuk soal sanksi.
"Regulasinya terus kita revisi, kita sempurnakan, aparatnya kita hadirkan. Yang paling penting adalah kemampuan kita untuk melakukan pengecekan, penelitian, kajian dan sebagainya sampai nanti berakhir pada penindakan dan pemberian sanksi itu juga penting. Jadi kami berkomitmen bersama aparat Pemprov DKI Jakarta," ujarnya.
Di sisi lain, politikus Partai Gerindra itu meminta agar masyarakat dapat turut berperan memberantas mafia tanah maupun penyerobotan aset tanah. Jika melihat adanya hal tersebut, berbagai pihak diminta untuk melaporkannya kepada aparat yang berwenang.
"Tentu masyarakat juga kami mohon dukungannya. Ormas juga boleh terlibat memberikan informasi kalau dirasa diketahui ada tanah milik siapapun pribadi, badan hukum, dan sebagainya yang diserobot, dikuasai, tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan, silahkan lapor secara langsung maupun tidak langsung, kami akan bekerja sama dengan aparat hukum untuk menindaklanjuti," ujarnya. (OL-8)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Mafia peradilan di PN Depok terbongkar lewat OTT KPK yang menyeret pimpinan pengadilan, terkait dugaan suap dan sengketa tanah PT Kraba Digdaya.
Ruwetnya persoalan pertanahan di Bali kembali mencuat seiring bergulirnya kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali I Made Daging.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut bahwa laporan terkait sengketa tanah Jimbaran telah diselesaikan sesuai mekanisme kelembagaan.
Lurah Sukamaju Baru Nurhadi mengatakan pihak Kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah memanggil kedua pihak.
KONFLIK sengketa tanah antara Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang diduga menduduki aset milik BMKG.
RUMAH milik aktor Atalarik Syach dieksekusi paksa oleh aparat pada Kamis (15/5). Kenali Kiat Aman Beli Tanah agar Terhindar dari Sengketa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved