Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, belum bisa memenuhi janjinya yaitu jika banjir di Jakarta paling lama enam jam sudah surut. Tapi kenyataan sekarang ini, bukan lagi hitungan jam banjir di Ibu Kota melainkan berhari-hari belum juga surut.
Guna menutupi janjinya kepada warga Jakarta, Anies telah menetapkan dua target utama dalam penanganan banjir di Jakarta sekarang ini. Yakni, tidak ada korban jiwa dan banjir surut dalam waktu enam enam jam hitungannya setelah hujan berhenti.
Namun, kriteria surut dalam waktu enam jam dipertanyakan sejumlah pihak karena sejumlah titik banjir di Jakarta masih bertahan lebih dari enam jam. Anies pun berkelit seraya menjelaskan, target banjir surut dalam waktu enam jam di Jakarta bisa terjadi dengan dua syarat.
Pertama, kata Anies, enam jam tersebut dihitung sejak hujan berhenti. Kedua, sudah tidak ada luapan sungai atau kali. Artinya, kondisi sudah normal, termasuk kondisi sungai.
Baca juga: Jakarta Banjir, Anies Diminta Jangan Salahkan Hujan
“Jadi kita enam jam sesudah airnya surut di sungai, kembali normal, atau enam jam sesudah hujannya berhenti,” ujar Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2).
Namun persoalannya, lanjut Anies, ketika hujan berhenti, ternyata sungainya masih meluap karena adanya banjir kiriman dari hulu seperti dari Bogor. Kemudian banjir itu masuk ke kawasan tengah seperti Depok lantas masuk Jakarta. Inilah yang membuat sejumlah titik banjir tidak bisa surut dalam waktu enam jam, kerana terus mendapatkan limpahan air dari sungai.
“Nah, yang terjadi adalah hujannya berhenti, tapi aliran dari hulu masih jalan terus. Sehingga di situlah menjadi kendala tersendiri,” jelas Anies.
Dia menegaskan, pihaknya telah meminta kepada seluruh jajarannya bersiaga menangani banjir. Setiap genangan harus segera ditangani dan sejauh ini jajaran Pemprov DKI sangat responsif, sehingga secara umum bisa mengendalikan banjir di tengah curah hujan yang ekstrem.
“Alhamdulillah, seluruh jajaran bekerja responsif. Mudah mudahan kita ingin memastikan semua selamat, dan targetnya adalah di tempat yang di situ terjadi genangan maka bila tidak ada kendala khusus, seperti tanggul yang jebol dan lain lain, diharapkan dalam enam jam bisa surut,” ungkap Anies. (OL-4)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved