Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta membenarkan adanya kenaikan komoditas pangan menjelang perayaan Imlek. Komoditas tersebut di antaranya cabai rawit merah dan daging sapi segar.
Plt Kepala Dinas KPKP Suharini Eliawati merinci kenaikan harga tersebut. Untuk cabai harga normal saat sekarang di harga Rp60.000/ Kg, saat ini harga cabai rawit merah Rp. 83.116/kg dengan demikian naik sebesar 38,52%. Sementara untuk daging sapi segar dari harga normal Rp110.000 harga rata-rata daging sapi segar saat ini Rp127.773 atau naik 16,15%.
“Meskipun terjadi kenaikan cabai dan daging sapi menjelang Imlek saat ini dapat kami pastikan 2 komoditas itu tetap ada / tersedia di Jakarta,” kata Suharini saat dihubungi, Kamis (11/2).
Sementara itu, saat ini, Jakarta pun masih mempunyai stok daging sapi/daging kerbau beku sekitar 15.000 ton. Selanjutnya, stok daging babi hari biasa sekitar 19-21 ton per hari, menjelang Imlek sehari stok bisa mencapai sebesar 27 ton. Kemudian, untuk bandeng menjelang imlek 9-11 Februari 2021 ini sudah tersedia 17 ton.
“Jadi ini sangat aman untuk menjamin kebutuhan daging sapi, daging babi dan bendeng menjelang Imlek,” jelasnya.
Adapun kenaikan harga memang terjadi pada komoditas cabai dan daging sapi hal ini disebabkan oleh turunnya pasokan ke Jakarta akibat cuaca. Telah terjadi hujan di daerah sentra komoditas tersebut. Kemudian terdapat banjir di beberapa daerah Pantura yang memproduksi cabai.
Sedangkan untuk daging sapi kenaikan terjadi oleh naiknya harga sapi hidup dari negara asal (Australia dan Selandia Baru). Sehingga hal ini berdampak terhadap harga jual daging sapi di Jakarta.
Sebagai informasi, menjelang imlek 2021 komoditas 10 pangan strategis berupa, beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, gula pasir dan minyak goreng ) aman dan tersedia di Jakarta. Kondisi tersebut tercermin dengan hasil pantauan petugas di lapangan baik di pasar tradisional maupun pasar modern/swalayan. (Hld/OL-09)
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai termasuk janji mengatasi banjir dan macet.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
Dalam rangka merayakan Hari Kasih Sayang, Cadbury berkolaborasi dengan Prisma Group menghadirkan activation terintegrasi melalui METALED Djakarta Theater dan Videotron Braga.
Pemprov DKI Jakarta melakukan pemasangan turap di Kali Cideng Atas untuk mengantisipasi terjadinya banjir serta longsor di bibir kali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved