Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini viral mengenai sosok Helena Lim yang disebut-sebut sebagai 'Crazy Rich Jakarta Utara' mengantre untuk mendapatkan vaksinasi covid-19.
Helena tidak sendirian dalam mengantre mendapatkan vaksinasi covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia juga datang bersama 8 orang rekannya.
Ia memberikan informasi mengenai kegiatan vaksinasi covid-19 melalui akun Instagram @helenalim899. Helena diketahui sebagai penyanyi dan pengusaha.
Keberadaan Helena yang lolos mendapatkan vaksinasi covid-19 di tahap awal ini pun menjadi sorotan. Sebab, tahap awal vaksinasi covid-19 seharusnya hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.
Baca juga: PPKM Semakin Diperketat
"Lagi ngantre vaksin, semoga setelah vaksin kita bisa ke mana-mana ya, semoga vaksinnya berhasil," kata Helena dalam salah satu bagian video yang diunggahnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun menyebut akan memastikan informasi ini kepada jajaran terkait.
"Nanti kita akan cek. Kenapa yang bersangkutan dapat. Apakah maksudnya sebagai figur untuk memberi contoh, memberi teladan, atau ada faktor lain nanti kami akan cek," kata Riza di Balai Kota. (OL-4)
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
16.450 dosis vaksin covid-19 Sinovac dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk program vaksinasi yang terkait pelayananan publik.
"Pemerintah berkomitmen menyediakan setiap dosis vaksin yang efektif serta aman,"
"Untuk itu masyarakat yang merasa nyaman untuk menggunakan vaksin Sinovac, kami membuka peluang vaksin tersebut untuk bisa digunakan juga sebagai vaksin booster,"
Yahya menjelaskan kewajiban itu diatur dalam Undang-Undang tentang Jaminan Produk Halal dan UU tentang Perlindungan Konsumen.
Hal ini menunjukkan pentingnya pemberian booster bagi mereka yang telah menerima vaksin sebelumnya.
Berdasarkan data resmi Tiongkok, sebanyak 88% masyarakat Tiongkok telah menerima vaksin dosis kedua dan 659 juta orang telah menerima booster.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved