Jumat 15 Januari 2021, 08:58 WIB

Rizieq akan Diperiksa Terkait RS Ummi, Hari Ini

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Rizieq akan Diperiksa Terkait RS Ummi, Hari Ini

AFP/ADITYA SAPUTRA
Tersangka kasus dugaan penghalang-halangan penanganan wabah penyakit Rizieq Shihab.

 

RIZIEQ Shihab, Muhammad Hanif Alatas, dan Direktur Utama (Dirut) RS Ummi Andi Tatat dijadwalkan diperiksa hari ini, Jumat (15/1).

Ketiga orang itu diperiksa untuk pertama kalinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghalang-halangan penanganan wabah penyakit.

"Hari ini, di Bareskrim (Jakarta Selatan), pukul 09.00 WIB," kata Direktur Tindak Pidana Umuk (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Jumat (15/1).

Baca juga: Rizieq Pindah Rumah Tahanan

Andi mengatakan Hanif Alatas dan Andi Tatat telah menyampaikan mereka akan memenuhi panggilan penyidik Dittipidum Bareskrim Polri. Sedangkan Rizieq, diketahui saat ini telah berada di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

"Sudah konfirmasi hadir (Andi Tatat dan Hanif Alatas)," ujar jenderal bintang satu itu.

Ketiga orang itu ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (11/1).

Mereka diduga menghalangi penanganan wabah penyakit di RS Ummi pada November 2020.

Rizieq tidak kooperatif melaporkan bahwa dia positif terinfeksi covid-19 saat menjalani perawatan di RS Ummi. Malah, pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu mengumumkan dirinya dalam keadaan sehat walafiat kepada masyarakat melalui Front TV.

Sementara itu, Dirut RS Ummi Andi Tatat bersekongkol menutup-nutupi Rizieq positif covid-19. Andi Tatat menyampaikan dalam konferensi persnya bahwa Rizieq tidak terinfeksi covid-19.

Sedangkan menantu Rizieq, Hanif Alatas, membantu menutup-nutupi hasil swab test Rizieq. Dia mengaku mendatangi RS Ummi namun tidak kooperatif melaporkan hasil swab test Rizieq ke Satgas Covid-19.

Ketiga tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular; Pasal 216 KUHP; dan Pasal 14, 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (mengatur soal Hoaks). Ketiganya terancam hukuman penjara masing-masing 1 tahun, empat bulan dua minggu, dan 10 tahun. (OL-1)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Pemprov DKI Belum Dapat Jawaban Menaker Soal UMP

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 09 Desember 2021, 09:25 WIB
PEMPROV DKI Jakarta masih menunggu jawaban atas surat yang dikirimkan Gubernur DKI Anies Baswedan kepada Menteri Ketenagakerjaan terkait...
dok.ant

10 Kepala Sekolah SMA Negeri di Kota Depok Diganti

👤Kisar Rajaguguk 🕔Kamis 09 Desember 2021, 09:05 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil merotasi 10 kepala sekolah SMAN Kota...
Antara.Muhamamd Iqbal

Walikota Lepas Kafilah Tangsel ke MTQ XVIII Provinsi Banten 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:12 WIB
Benyamin mengingatkan kepada Kafilah MTQ Kota Tangsel untuk menjaga kekompakan, kesehatan dan kebersamaan. “Itu rumus kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya