Sabtu 26 Desember 2020, 13:39 WIB

Olah TKP Tiga Kali, Polisi akan Gelar Perkara Kecelakaan Ragunan

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Olah TKP Tiga Kali, Polisi akan Gelar Perkara Kecelakaan Ragunan

Medcom.id
Ilustrasi

 

POLISI akan melakukan gelar perkara di kasus kecelakaan maut yang melibatkan anggotanya, Aiptu Imam Chambali, di Jalan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ini guna menentukan ada tidaknya tersangka dalam kasus tersebut.

Imam kini masih diperiksa lebih lanjut. "Nanti setelah proses olah TKP selesai dilakukan kami akan memadukan hasilnya dengan keterangan saksi, bukti, dan petunjuk lain. Lalu kami gelar perkara untuk menentukan kasusnya, ada tidaknya tersangka," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo pada wartawan, Sabtu (26/12).

Sembodo mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP atas kecelakaan maut di Jalan Ragunan itu. Namun, pihaknya masih butuh olah TKP hingga beberapa kali guna membuat terang peristiwa tersebut.

"Penabrak (Aiptu Imam) statusnya masih saksi. Sekarang kami olah TKP lagi untuk yang ketiga kali dengan melibatkan TAA (Traffic Accident Analysis)," tuturnya.

Olah TKP berulang itu, tambahnya, untuk mengetahui kecepatan saat kecelakaan itu terjadi. Sejauh ini, kecelakaan itu terjadi diawali dengan peristiwa yang membuat Imam terlibat cekcok dengan pengendara mobil lain hingga akhirnya terjadi aksi tabrakan beruntun.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut di ruas Jalan Raya Ragunan, tepatnya depan Bank BNI, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/11), pukul 11.00 WIB. Ini melibatkan Imam Chambali yang bertugas di kesatuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda Metro Jaya.

Imam yang mengemudikan Toyota Innova melaju dari arah Mangga Besar ke Pasar Minggu mengejar mobil jenis Hyundai milik Handana Riadi Hanindyoputro. Handana merupakan karyawan BUMN yang beralamat di Komplek Bea Cukai Nomor 5 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Belum diketahui alasan Imam mengejar Handana.

Imam hilang kendali setiba di Jalan Raya Ragunan, tepatnya depan Bank BNI. Lalu ia menabrak tiga sepeda motor di arah berlawanan, yakni Yamaha Mio yang dikemudikan M Sharif, Honda Vario milik Pinkan Lumintang, dan Honda Revo milik Dian Prasetyo.

Pinkan tewas akibat insiden itu. Pinkan mengalami luka pada bagian kepala. Jasad Pinkan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dian Prasetyo mengalami luka terbuka pada bagian kaki kanan dan tangan kanan. Dian mulanya dibawa ke Rumah Sakit Prikasih, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati. Satu korban lain, M Sharif, tidak mengalami luka. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Anies Ungkap Alasan Tunjuk Sahroni Ketua OC Formula E

👤Selamat Saragih 🕔Senin 29 November 2021, 17:30 WIB
Panitia, menurut Anies, diumumkan secara resmi setelah 16 Oktober 2021, FIA menetapkan Jakarta sebagai tempat pelaksanaan Formula E pada 4...
ANTARA

Penyelidikan Kasus Penembakan di Bintaro Ditangani Polda Metro Jaya

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 16:08 WIB
Satu korban penembakan misterius yang terjadi di Pintu Keluar (Exit) Tol Bintaro Jakarta Selatan pada Jumat (26/11) pukul 19.00 WIB,...
Dok.MI

Anies Sebut Alasan Formula-e Jakarta karena Ibu Kota Akan Pindah

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 15:18 WIB
Selain tetap menjadi pusat perekonomian, Jakarta akan menjadi pusat kegiatan budaya dan seni yang terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya