Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN RI menilai perlu ada pemanggilan sekaligus evaluasi terhadap Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Ini menyusul beredarnya soal ujian akhir semester yang menggunakan nama Anies Baswedan dan Megawati Soekarnoputri.
Pemeriksaan bisa dilakukan DPRD DKI selaku mitra kerja di pemerintahan. DPRD DKI menilai ada kesengajaan yang berbau unsur politik.
Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Tegu P Nugroho berpendapat sebelum soal ujian beredar di publik, seharusnya ada tim pemeriksa substansi dari Disdik DKI. Tim pemeriksa substansi bertugas mengecek soal agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Baca juga: Buntut Soal Gunakan Nama Anies dan Mega, DPRD Panggil Disdik DKI
“Iya seharusnya ada tim pemeriksa substansi di Disdik. Agar soal yang dianggap tidak relevan bisa diantisipasi. Di situ peran pengawas substansi soal,” jelas Teguh saat dihubungi, Senin (14/12).
Pihaknya menilai harus ada evaluasi terhadap Disdik DKI. Sehingga, polemik ini tidak terulang di masa mendatang. Selain itu, Disdik DKI juga diminta untuk melakukan pemeriksaan terhadap tim pembuat soal.
Dalam hal ini, untuk mengetahui motivasi di balik pembuatan soal tersebut. Teguh juga berpendapat DPRD DKI bisa melakukan pemeriksaan pembanding terhadap peristiwa ini.
Baca juga: Ini Kronologi Bentrok Polisi vs FPI versi Rekonstruksi Polri
“Apakah motivasi si pembuat soal memang politis dan menunjukkan keberpihaknnya sebagai ASN. Atau, memang murni keteledoran akibat tidak kompeten dalam menyusun soal sesuai SOP,” pungkasnya.
Apabila dugaan tersebut terbukti, perlu ada mekanisme sanksi yang diberikan. “Jika dugaan kesengajaan terbukti, tentu bisa diberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” imbuh Teguh.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jhony Simanjuntak berencana memanggil Disdik DKI pada Selasa (15/12) besok. Dia juga menyoroti penyebutan nama Anies dan Megawati, yang diindikasikan sebuah kesengajaan.(OL-11)
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved