Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan adanya pelambatan dari kenaikan kasus aktif di Ibu Kota. Tercatat kasus aktif menurun dari 49% menjadi 12%. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penurunan ini terjadi usai diberlakukannya PSBB Jilid II di Jakarta sejak 14 September lalu.
Tercatat dalam rentang 30 Agustus hingga 11 September penambahan kasus aktif covid-19 di Jakarta mencapai 49%. Namun, pada saat PSBB diterapkan data menunjukan terhitung sejak 12 September hingga 23 September ada penurunan kasus aktif hingga 12%.
"Peningkatan kasus aktif di Jakarta melambat dari 49 % menjadi 12 % sejak Gubernur Anies Baswesan mengambil keputusan menarik rem darurat dan kembali memberlakukan PSBB ketat sejak 14 September lalu," tulis Pemprov DKI Jakarta melalui akun Instagram @dkijakarta, Sabtu (26/9).
Meski begitu, Anies Baswedan melalui keterangannya dalam unggahan Pemprov DKI tersebut menegaskan tujuan utama PSBB adalah untuk memutus rantai penularan. Sehingga tak bisa berhenti pada pelandaian kasus covid-19 selama dua pekan pemberlakuan PSBB Jilid II ini.
"Namun demikian, pelandaian kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus bekerja bersama memutus rantai penularan," jelas Anies.
Sebelumnya Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta Anies Baswedan untuk membuka data kasus covid-19 secara transparan. Pasalnya, ia menilai data kasus covid-19 yang selama ini dibuka belum benar-benar transparan alias masih ada manipulasi data.
“Selama ini kan katanya dinyatakan kasusnya landai. Seperti apa angka-angkanya? Yang ada banyak yang dimanipulasi angkanya. Masyarakat tidak percaya masalahnya,” kritik Trubus kepada Media Indonesia, Jumat (25/9).
Karenanya, ia meminta Pemprov DKI Jakarta membuka data dengan seterbuka mungkin sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Termasuk jika ada pejabat yang terkena covid-19 pun tidak perlu ditutupi. Ini berlaku untuk Pemerintah Pusat juga, menurutnya. (OL-4)
Anies Baswedan kecam serangan ke basis pasukan perdamaian PBB yang menewaskan prajurit Indonesia dan mendesak dunia bertindak tegas.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved