Kamis 10 September 2020, 11:23 WIB

DPRD Minta PSBB Total bukan Sekadar Gimik

Theofilus Ifan Sucipto | Megapolitan
DPRD Minta PSBB Total bukan Sekadar Gimik

MI/ANDRI WIDIYANTO
Warga yang terjaring razia masker dikenakan sangsi sosial di Kawasan Kampung Melayu, Jakarta.

 

PELAKSANAAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total harus dilakukan dengan maksimal. Kebijakan yang setengah matang hanya akan membuahkan kegagalan.

"Kebijakan tanggung hanya akan menuai kegagalan," tegas anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9).

Gilbert meminta PSBB Total bukan versi baru dari PSBB transisi. Sebab, kesehatan dan nyawa warga Jakarta menjadi taruhan.

"Pengorbanan masyarakat terlalu besar, khususnya yang patuh dengan protokol kesehatan," ujar Gilbert.

Baca juga: Ketua DPRD Ingin Anies Tindak Tegas Pelanggar di PSBB Total

Menurut Gilbert, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus mengevaluasi musabab kegagalan PSBB transisi. Kegagalan itu tidak boleh terulang di PSBB Total.

"Bila ketidaktegasan merupakan penyebab gagalnya PSBB Transisi, hal tersebut jangan sampai terulang," tegas dia.

Pemprov DKI, kata Gilbert, harus rutin mengawasi fasilitas dan tempat umum. Hal itu supaya masyarakat betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Dilarang kumpul-kumpul di gang sempit. Pasar dan transportasi umum harus diawasi serius selama beroperasi," tutur anggota Komisi B DPRD DKI itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan PSBB total mulai Senin (14/9).

Alasannya, kapasitas tempat tidur isolasi pasien covid-19 semakin menipis.

Saat ini, terdapat 4.053 tempat tidur isolasi dengan persentase pemakaian sebesar 77%. Sedangkan, jumlah tempat tidur ICU sebanyak 528, persentase pemakaian sebesar 83%. Data ini diambil dari 67 rumah sakit (RS) rujukan pada Minggu (6/9).

"Data yang kita miliki, 17 September tempat tidur yang kita miliki akan penuh dan habis itu tak mampu menampung lagi," kata Anies dalam konferensi pers, Rabu (9/9). (OL-1)

Baca Juga

NI/Rahmatul Fajri

Warga Karawang Jadi Korban Mafia Tanah,  Tonny Permana Cs Dipolisikan Lagi

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 25 Mei 2022, 13:30 WIB
MERASA jadi korban mafia tanah, Muckhsin warga Karawang membuat laporan ke Polda Metro...
Antara/M Risyal Hidayat.

Banyak Faktor Penyebab Potensi Pencemaran Udara di Marunda

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 11:36 WIB
Ada pencemaran harus dibuktikan dengan data yang valid. Caranya dengan pengukuran kualitas udara di titik-titik yang berpotensi terjadi...
ANTARA/Galih Pradipta

Ganjil Genap Ingin Diperluas, Pengamat: Lebih Baik Percepat ERP

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 Mei 2022, 11:17 WIB
PENGAMAT transportasi Djoko Setijowarno berpendapat ganjil genap hanyalah kebijakan transisi untuk mengatasi kemacetan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya