Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dua pekan terakhir lebih dari 10 perkantoran di lingkup Pemerintah Kota Depok ditutup sementara karena korona atau Covid-19.
Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono, mengatakan dari lebih 10 perkantoran yang terpapar virus Covid-19 terbanyak di lingkup Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya Nomor 54 Pancoranmas, Kota Depok.
Baca juga: Hindari Kerumunan, Transjakarta Tambah Armada Bus Secara Paralel
"Terbanyak di lingkup Balai Kota, " katanya, Rabu (9/9).
Sedangkan lainnya, tersebar di beberapa kantor pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan.
Ia merinci area perkantoran di lingkup Balai Kota yang ditutup sementara antara lain, Kantor Sekretariat Daerah, Kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kantor Bagian Layananan Pengadaan (BLP), Kantor Arsip dan Perpustakaan, dan Kantor Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.
Sedangkan, beberapa area perkantoran pemerintah kecamatan antara lain, Kantor Kecamatan Sukmajaya, area perkantoran pemerintah kelurahan antara lain, Kantor Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.
Hardiono menjelaskan, selain area perkantoran di lingkup Balai Kota dan lingkup pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan, juga terdapat beberapa gedung yang ditutup sementara akibat covid-19, antara lain Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Kota Kembang, Cilodong.
Menurut Hardiono, perkantoran-perkantoran pemerintah di Kota Depok ditutup sementara terkait adanya sejumlah staf di lokasi tersebut dinyatakan positip Covid-19 berdasarkan Swab tes. Seluruh perkantoran ditutup sementara selama 7 hari.
"Jumlah para pegawai yang positif itu lumayan banyak dan kini mereka sudah diminta isolasi di rumah sakit. Sementara staf dan pejabat termasuk dirinya bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). " Saya bekerja WFH, " ucapnya.
Baca juga: Anies Akui Situasi Wabah Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan
Hardiono mengusulkan kepada Tim Gugus Percepatan Pengana n Covid-19 Kota Depok agar perkantoran pemerintah di area Gedung Dinas, Badan dan Lembaga (Dibaleka) 1 dan 2 yang satu lokasi dengan Gedung Balai Kota tersebut di lockdown sementara.
"Saya mengusulkan seluruh area perkantoran di Baleka Kota Depok agar ditutup sementara karena sudah terwakili virus covid-19, " pungkasnya. (OL-6)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Jakarta akan menjadi fokus ekspansi TEC sebagai penyedia layanan kantor premium terutama bagi perusahaan-perusahaan inkubator.
"Hari ini rencananya akan masuk 15 pasien dari klaster keluarga dan perusahaan. Sudah kita siapkan tempatnya, serta keperluan lainnya,"
Riza menyebutkan, pihaknya bakal memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) di sektor perkantoran.
KASUS covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah kembali melonjak setelah muncul klaster perkantoran dan sekolah.
KANTOR Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, ditutup sementara setelah satu PNS di kantor itu terkonfirmasi positif covid-19.
KASUS covid-19 di Kota Semarang berasal dari klaster sebuah kantor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved