Selasa 11 Januari 2022, 07:25 WIB

Kasus Covid-19 Kota Semarang Berasal dari Klaster Perkantoran

Akhmad Safuan | Nusantara
Kasus Covid-19 Kota Semarang Berasal dari Klaster Perkantoran

ANTARA
Ilustrasi : Petugas melakukan operasi yustisi dalam penegakan aturan protokol kesehatan di Semarang, Jawa Tengah.

 

KASUS covid-19 di Kota Semarang berasal dari klaster sebuah kantor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, satu lagi pasien terkonfirmasi virus korona masuk karantina yang baru pulang dari luar negeri.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (11/1) kasus covid-19 di Kota Semarang masih mengalami pergerakan, dari 18 pasien dirawat di rumah sakit dan tempat isolasi berpusat di rumah dinas wali kota beberapa diantaranya mulai menunjukkan kesembuhan dan diperbolehkan pulang.

Namun juga ada tambahan pasien covid-19 baru yang masuk yakni seorang warga yang baru pulang dari luar negeri dan sempat menjalani karantina selama dua pekan di Wisma Atlet Jakarta dan sampai di Semarang hasil pemeriksaanaan diketahui positif terkonfirmasi covid-19 hingga diisolasi di rumah dinas wali kota.

"Warga tersebut baru pulang dari Spanyol, namun belum diketahui apakah terkonfirmasi covid-19 varian omikron atau tidak karena hasil uji
laboratorium belum keluar," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.

Sementara itu berdasarkan data hingga saat ini tercatat jumlah warga terkonfirmasi covid-19 di Kota Semarang sudah kembali menurun yakni dari 18 orang menjadi 11 orang yakni tujuh orang merupakan warga dalam kota dan empat orang berasal dari luar daerah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara terpisah mengatakan melonjak kasus covid-19 fi ibukota Jawa Tengah ini terjadi karena klaster dari sebuah kantor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. "Awalnya dari kantor itu terdapat lima orang positif covid-19, setelah dilakukan pelacakan ternyata juga memapari anggota keluarganya," ujarnya

Akibat muncul kasus covid-19 dari klaster kantor tersebut, lanjut Hendrar Prihadi, tim langsung bergerak melakukan penanganan cepat guna mencegah penyebaran virus korona kebih luas, selain melakukan perawatan intensif di rumah sakit maupun tempat isolasi berpusat juga dilakukan sterilisasi dan penelusuran kasus. "Kalau tentang varian baru omikron, Dinas Kesehatan Kota Semarang telah mengirimkan sampe ke beberapa laboratorium untuk diuji, tetapi hasilnya belum keluar," ungkap Hendrar Prihadi. (OL-12)

 

Baca Juga

DOK/SEMEN GRESIK

Gelar Halalbihalal, Dirut Semen Gresik Perkuat Kinerja Manajemen dan Karyawan

👤Haryanto 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:20 WIB
Halalbihalal tahun ini sangat spesial karena manajemen dan karyawan dapat saling bersilaturahmi setelah dua tahun segala interaksi menjadi...
 ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Basabali Wiki Gelar Lomba Menulis Opini Sikap dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Akibat Konflik

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:15 WIB
Kompetisi Wikithon Partisipasi Publik dengan topik Pengungsi ini, terbuka bagi siswa SMP di Bali dan juga masyarakat...
Ist/Pemprov Babel

Babel Berangkatkan Jemaahnya Melalui Embarkasi Antara

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:13 WIB
Pemprov Babel berusaha agar pemberangkatan calon jemaah haji asal Babel Tahun 1443 H/2022 M, lebih baik dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya