Selasa 11 Agustus 2020, 06:01 WIB

Layanan Seks Virtual di Grup Line

Tri/J-2 | Megapolitan
Layanan Seks Virtual di Grup Line

Mi/ LILIEK DHARMAWAN
Ilustrasi

 

PENYIDIK Polres Metro Jakarta Barat membongkar praktik penyebaran konten pornografi melalui grup aplikasi pesan singkat Line. Sudah ditetapkan tiga tersangka, yaitu P, DW, dan RS.

Ketiga admin grup itu, menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru, bertugas menawarkan jasa layanan seks virtual. Polisi juga mengamankan satu remaja perempuan berusia 14 tahun yang merupakan pelaku penyiar konten pornografi .

Admin mencari calon anggota grup melalui media sosial. Pun setiap orang yang ingin bergabung ke grup Line harus membayar uang sekitar Rp100 ribu-Rp300 ribu, bergantung pada jenis layanan yang didapat.

Menurut Audie, anggota yang telah masuk grup Line juga wajib membayar uang tambahan apabila ingin menikmati konten tiger show, yang mempertunjukkan hubungan seksual secara live. “Grup tersebut terakhir kali memiliki member lebih dari 600 orang. Keuntungan sementara yang kita periksa itu berkisar Rp1 juta-Rp4 juta per bulan,” tandas Audie. (Tri/J-2)

Baca Juga

MI/Arya Manggala

Kenaikan Anggaran DPRD DKI Masih Ditelaah Kemendagri

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 04 Desember 2020, 22:06 WIB
Rencana kerja DPRD DKI masuk dalam APBD yang disusun oleh pemerintah daerah dan ditetapkan oleh...
Antara

Sejumlah Bar di Jakarta Langgar Protokol Kesehatan

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 04 Desember 2020, 22:03 WIB
Bar yang disidak, antara lain Tipsy Monkey Bar & Lounge Jakarta Utara, 80 PROOF Bar & Club, Ruko Cordoba Jakut, Nu China Jakarta...
MI/ Insi Nantika Jelita

Ketua DPRD DKI Bantah Ada Penambahan Gaji Dewan

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 04 Desember 2020, 21:34 WIB
"Tidak ada sama sekali ada kenaikan gaji. Tetapi kalau penambahan kegiatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya