Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mencegah terjadinya tawuran antarkelompok atau warga. Pasalnya, tawuran antarkelompok kembali marak meski di tengah pandemi korona (covid-19).
Terakhir, Polrestro Bekasi Kota berhasil amankan pelaku pembacokan, yakni Mikel Stefanus Ferdinan (MSF) terhadap korban Geri Sean Natanial Bosen (GSN) saat tawuran di halaman depan minimarket di Pasar Lama Jalan Raya Hankam Kel.Jati Rahayu Kec. Pondok Melati Kota Bekasi, Minggu (2/8) dini hari.
Kejadian itu berawal dari dendam lama dan keduanya pernah terlibat tawuran di waktu sebelumnya.
Menurut Yusri, rata-rata kelompok ini membuat janji untuk tawuran dengan menggunakan media sosial.
“Mereka menggunakan media sosial untuk mengundang lawan tawurannya, seperti di Bekasi atau Jakarta Timur,” tutur Yusri kepada Media Indonesia, Minggu (2/8).
Baca juga: Tawuran Kembali Marak, Pengamat: Titik Jenuh Warga Sudah Parah
Yusri pun mengaku polisi akan menindak tegas bagi siapapun yang melakukan tawuran.
“Kita akan tindak tegas, bukitnya kita telah ungkap semua kasus tawuran, yang penting kita lakukan tegas sehingga membuat mereka jera,” paparnya.
Aksi tawuran atau mencelakai orang lain di tengah pandemi Covid-19 tengah marak kembali usai pemerintah DKI Jakarta memberikan kebijakan PSBB transisi.
Sebelumnya, kenakalan pelajar di tengah pandemi terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin, 20 Juli silam.
Akibat aksi tawuran, seorang pelajar berinisial DP, 16, menderita sejumlah luka bacok yang diduga akibat terkena sabetan senjata tajam dari kelompok pelajar lawannya.
perisitiwa ini awalnya terjadi ketika korban menerima pesan yang berisi tantangan tawuran di lokasi kejadian, dari kelompok pelajar sekolah lainnya. (A-2)
Selain melarang konvoi, Pemkot Depok juga melarang penggunaan petasan yang kerap memicu gangguan ketertiban.
Lomba lari 100 meter yang diikuti sebanyak 64 peserta sebagai upaya mengurangi maraknya tawuran antar remaja pada bulan Ramadan.
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Polda Metro Jaya ungkap kronologi penyiraman cairan berbahaya ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Pelaku terbagi tim pantau & eksekutor. Cek detailnya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved