Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan fakta bahwa tingginya angka positif di Jakarta terjadi, antara lain karena tingginya tingkat testing covid-19.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kata Anies, memiliki kebijakan active case finding yang membuat banyak warga didatangi secara aktif oleh petugas puskesmas untuk menjalani tes usap. Tindakan ini untuk mengetahui keterpaparan mereka dari covid-19.
Standar WHO untuk tingkat tes adalah minimal 1.000 orang per 1 juta penduduk per pekan. Jakarta, menurut Anies, saat ini sudah mencapai dua sampai tiga kali lipatnya. Hal inilah yang kemudian menunjukkan kenaikan jumlah kasus secara signifikan.
Pada 22 Mei, jumlah kasus baru covid-19 di Jakarta mencapai 96 kasus. Sementara pada 22 Juni, jumlah kasus baru covid-19 Jakarta adalah 127 kasus. Kemarin, jumlah kasus baru covid-19 Jakarta mencapai 382 kasus.
"Jadi, begini. Kita ini semua sedang mengalami wabah. Artinya covid-19 sudah menjangkiti banyak komponen masyarakat. Di Jakarta yang kami lakukan adalah meningkatkan kapasitas testing supaya kita bisa menjangkau lebih banyak," ujar Anies usai menghadiri acara di Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (23/7).
Lalu, imbuhnya, dalam ketentuan yang dimiliki WHO, disebut aman itu bila yang ditemukan di bawah 5%. "Bila di atas 5% itu berisiko untuk dilakukan pelonggaran. Jakarta dengan kemampuan testing kita hampir 4 kali lipat standar minimal WHO. Apa standar minimal WHO itu? 1.000 orang dites per satu juta penduduk setiap minggu. Jadi, setiap minggu itu minimal 1.000 orang per satu juta orang dites," paparnya.
Meski jumlah tes yang dilakukan sangat banyak dan melebihi angka standar WHO, Anies memastikan bahwa jumlah tingkat penularan, atau positivity rate Jakarta masih berada di ambang batas aman, yakni 5,3% pekan ini.
Baca juga: Anies Sebut Reklamasi Ancol Bisa Atasi Banjir, Pakar: Salah Besar
Nah, kata Anies, pihaknya selalu melihat angka positivity rate. "Sehingga hasilnya obyektif dan bisa menjadi dasar pengambilan keputusan," tegas Anies.
Ia menegaskan tidak akan mengurangi jumlah pemeriksaan covid-19 agar terlihat ada penurunan kasus baru di Jakarta. Kapasitas tes akan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
"Artinya yang ketahuan lebih banyak. Angka positivity rate-nya masih lima persen. Justru kita itu jangan sampai supaya terkesan aman, tidak testing, wah bahaya itu. Kalau kita justru lakukan testing terus tapi lihat persentasenya. Apakah persentasenya naik atau tidak. Dan yang dites itu orang-orang yang memang dicurigai covid-19," ungkapnya.
Dengan mengurangi tes untuk tujuan mengurnagi jumlah kasus baru, menurut Anies, hanya akan memberi rasa aman palsu kepada masyarakat. Masyarakat harus disajikan data yang sebenar-benarnya agar percaya bahwa pemerintah melakukan kebijakan yang terbaik sesuai fakta yang ada.
"Begini, sebabnya (kasus baru tinggi) macam-macam. Tapi kan penularannya karena interaksi. Dengan kita testing dan ketahuan positif, maka orang itu bisa kemudian diisolasi. Coba kita tidak melakukan testing yang masif, mungkin kita rasanya 'wah aman ya, sedikit yang positif', padahal tidak, yang positifnya tetap banyak," ujar Anies.
Menurut Anies, di situ harus hati-hati. "Jangan sampai supaya terkesan aman, mengurangi testing. Kelihatannya aman, padahal yang bermasalah masih banyak. Justru sekarang saatnya kita meningkatkan testing sambil membuat mereka yang positif berada di rumah supaya tidak menularkan," pungkasnya. (OL-14)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
Argentina resmi keluar dari WHO menyusul langkah AS. Presiden Javier Milei tegaskan penarikan ini demi kedaulatan penuh dan kritik atas manajemen pandemi Covid-19.
Situasi Lebanon kian mencekam! WHO laporkan 14 petugas medis tewas dalam serangan udara terbaru. Total korban jiwa kini tembus 826 orang di tengah eskalasi konflik Israel-Hezbollah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved