Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafrudin menegaskan anak-anak dan lansia dilarang masuk ke dalam teater bioskop. Menurutnya, hal itu sesuai aturan pemerintah di tengah pandemi covid-19.
"Iya (dilarang). Kami pengusaha ikuti saja. Jangan ngelawan. Jangan bikin pusing pemerintah," kata Djonny, Kamis (9/7).
Dua kategori tersebut, yaitu anak-anak dan lansia, dianggap rentan tertular covid-19 apabila berada di kerumunan. Seperti diketahui bioskop di seluruh tanah air akan buka kembali pada 29 Juli mendatang, setelah ditutup lebih dari tiga bulan.
"Kami siap bantu pemerintah gimana protokolnya. Kalau anak kecil sudah pasti (ditolak masuk). Di pintu masuk aja kita sudah tolak," tutur Djonny.
Oleh karena itu, imbuh Djony, pihaknya bakal mengumumkan kebijakan itu kepada publik. Djonny menyebut penerapan protokol kesehatan covid-19 bakal diterapkan di semua bioskop.
Pengunjung dan pegawai wajib memakai masker. Penonton dibatasi maksimal 50% di dalam teater bioskop.
Baca juga: BIN Gelar Rapid Test di Kantor Wali Kota Jakbar, 4 Positif Korona
Terkait kapasitas 50 persen, Djohnny menyebut pasti ada dampaknya. "Kita maklum sajalah. Kita mengikuti. Nanti kami evaluasi, apakah nanti tiketnya kita naikkan atau gimana. Setelah sebulan kita lihat," pungkasnya.
Sebelumnya, Djonny menyebut kesepakatan dibuka kembali bioskop pada 29 Juli didasari atas Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Lalu adanya, Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020 tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
GPBSI mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri atas Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cneplex. (OL-14)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved