Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Relawan Jaringan Warga Jakarta Utara (Jawara) meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bersilat lidah terkait keputusan mengeluarkan izin reklamasi dikawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas 155 hektare (ha) lewat Keputusan Gubernur No. 237 tahun 2020.
Koordinator Jawara Sanni Irsan tak terima lantaran Anies menyebut perluasan daratan Ancol itu bukan reklamasi melainkan hanya perluasan pantai. Dalam Kepgub tersebut, Anies memberikan izin reklamasi pada PT Pembangunan Jaya untuk memperluas lahan Dunia Fantasi.
Akan ada tambahan area seluas 155 ha yang dilakukan melalui reklamasi sebagai dampak dari kepgub itu. Sementara itu, saat ini sudah ada 20 ha lahan urugan di area itu, sehingga masih ada 135 ha jatah lahan yang harus direklamasi Ancol.
"Kami tidak terima karena akan menambah daratan sebesar 135 ha itu. Kalau yang sekarang sudah ada 20 ha, ya silahkan digunakan karena tidak mungkin sudah diurug dibongkar lagi. Tapi kami permasalahkan yang 135 ha tambahan itu," kata Sanni, Selasa (7/7).
Baca juga: Jawara Ancam Gubernur Anies Batalkan Reklamasi Ancol
Sanny meminta Anies berhenti mengemas kebijakannya dengan mempermainkan kata agar terlihat tidak buruk di mata masyarakat. Jawara menegaskan Anies harus menepati janji kampanyenya untuk menolak reklamasi dalam bentuk apapun.
Ia juga mendorong agar Anies tidak berlindung di bawah dalih hitung-hitungan ekonomi untuk memuluskan reklamasi Ancol.
"Tapi kita tidak terima kebijakannya. Kalau Pulau C, D, dan G okelah sudah ada. Nggak mungkin dibongkar lagi, tapi jangan malah ada lagi dalam bentuk lain. Kita nggak terima karena nanti yang terdampak adalah warga Jakarta Utara. Kalau warga wilayah lain mungkin nggak tahu itu," tukasnya.
Sanny menegaskan akan terus menuntut agar Anies membatalkan Kepgub 237/2020. Ia memberikan tenggat hingga akhir pekan ini. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi ia mengancam akan mengerahkan massa untuk mendemo Anies. (OL-14)
“Ini bukan lagi persoalan tata ruang semata, tetapi sudah menjadi sumber peningkatan risiko bencana nasional, kerugian negara, dan ancaman keselamatan masyarakat pesisir,”
SELALU ada pilu yang membuat lutut gemetar tiap mendengar ramalan ilmuwan tentang dunia yang makin kerontang.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan ratusan izin usaha pertambangan (IUP) ditangguhkan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba).
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menilai proyek reklamasi di Pulau Pari lebih banyak mudharat daripada manfaat. I
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
GUBERNUR terpilih DKI Jakarta, Pramono Anung akan menuntut perusahaan pelaku perusakan mangrove di perairan Pulau Pari untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved