Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menangkap Syafruddin, agen penyalur dua WNI di Kapal Lu Qing Yuan Yu 901. Pelaku terbukti mengeksploitasi korban untuk melakukan pekerjaan ka sar di kapal Tiongkok.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan, Syafruddin ditangkap di wilayah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6) dini hari. “Kini pelaku diperiksa dan ditahan Satgas TPPO Polda Kepri yang menangani kasusnya,” ujar Ferdy.
Menurutnya, Syafruddin merekrut dan mengirim WNI dengan iming-iming gaji besar. Namun sayang, para korban yang berada di kapal sejak awal 2020 justru tidak mendapat hak seperti yang dijanjikan. *Mereka juga diperlakukan tidak manusiawi dan kerap disiksa. “Korban dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kasar di ka pal asal Tiongkok, tanpa me ne ri ma gaji selama bekerja di kapal,” terang Ferdy.
Kedua ABK itu ialah Reynalfi asal Pematang Siantar, Sumatra Utara, dan Andri Juniansyah asal Sumbawa, NTB. Korban nekat terjun ke laut karena tidak tahan dengan perlakuan kapten kapal, Jumat (5/6). *Selama berada di atas Kapal Lu Qing Yuan, korban hanya di beri makan dua hari sekali dengan menu nasi putih tanpa lauk-pauk.
Pun ketika mereka dianggap lamban bekerja, kepalan tinju dan tendangan pasti men da rat di tubuh. “keduanya melompat ke laut saat kapal melintasi Selat Malaka dan kemudian diselamatkan nelayan di Karimun setelah 7 jam mengapung. Kedua ABK masih mengalami syok berat dan saat ini menjalani konseling,” sambung Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.
Lebih jauh, terang Awi, Polri te - lah berkoordinasi dengan Ba dan Nasional Penempatan dan Per lindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Langkah itu dilakukan karena kasus seru pa yang menimpa pekerja asal In donesia bukan kali pertama ter jadi.
Ia mengimbau agar masyarakat sejatinya waspada terhadap berbagai kemungkinan menja di korban perdagangan orang dengan iming-iming bekerja se bagai ABK di kapal tertentu. “Sebaiknya ikuti prosedur resmi dan persyaratannya, karena itu akan menjadi sa lah satu jaminan perlindungan dari TPPO,” tutup Awi. (Ykb/J-3)
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
GUBERNUR Ahmad Luthfi bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memantau kondisi pekerja migran Indonesia dari Jawa Tengah, yang berada di kawasan Timur Tengah.
DPR minta pemerintah menjamin keselamatan seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Timur Tengah setelah penyerangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat semakin meluas dan berdampak pada sejumlah negara Teluk.
konflik di Timur Tengah berdampak ratusan ribu Pekerja Migran Indonesia Migrant Care membuka Posko Informasi & Pengaduan Darurat Krisis Timur Tengah
Migrant Care menyatakan keprihatinan yang mendalam atas eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan.
Setelah hampir dua bulan dalam penyanderaan, empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik perompak di perairan Gabon akhirnya dibebaskan.
PIMPINAN Komisi III DPR RI Habiburokhman bersyukur majelis hakim tidak menjatuhkan hukuman mati kepada Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal atau ABK Sea Dragon yang menjadi terdakwa
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang ABK Kapal KOOL ICE yang mengalami gangguan jantung di perairan Bali, Jumat (27/2).
KY menyatakan siap untuk memantau persidangan perkara dugaan penyelundupan 2 ton sabu yang mana seorang anak buah kapal atau ABK Kepri yang dituntut hukuman mati
Penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara.
Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi, menekankan pentingnya mengejar aktor intelektual di balik penyelundupan 2 ton narkoba Kapal Sea Dragon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved