Sabtu 06 Juni 2020, 18:56 WIB

Terduga Teroris Meninggal di RS Polri, Ini Penyebabnya

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Terduga Teroris Meninggal di RS Polri, Ini Penyebabnya

123rf.com
Ilustrasi

 

TERDUGA teroris, Bagus Kurniawan, 26, yang ditahan di Rumah Tahanan Cabang Rutan Mako Brimob Cikeas, Jawa Barat, meninggal dunia di Rumah Sakit Polri TK I R Said Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (2/6).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Bagus mengeluh meriang, mual, dan muntah sehari sebleum meninggal dunia.

Tak lama, Bagus langsung diberikan pertolongan pertama oleh tim medis di tahanan.

Lalu, pada pukul 10.31 WIB, Bagus dibawa ke ruang medis Blok A didampingi seorang petugas kepolisian untuk diperiksa tim medis.

Hasil pemeriksan kesehatan terhadap Bagus didapatkan tekanan darah 110/70, suhu badan 36 derajat, nadi 120x per menit, dan diberikan obat sesuai dengan yang dibutuhkan oleh korban.

"Pada pukul 10.45 WIB dari hasil pemeriksaan tim medis berkonsultasi dengan dokter untuk tahanan Bagus dirujuk ke RS Polri Kramat Jati," tutur Awi, Sabtu (6/6).

Saat tiba di rumah sakit sekitar pukul 12.12 WIB, Bagus langsung dibawa ke Ruang IGD untuk segera diberikan tindakan medis. Tak lama kemudian, Bagus ditempatkan di ruang perawatan.

Namun, pada Selasa (2/6), sekitar pukul 12.33 WIB, Bagus menghembuskan nafas terakhir seusai adanya cairan di pleura kanan dan langsung mendapat terapi sesuai klinis.

"Pasien meninggal dengan diagnosa pihak rumah sakit yaitu prolong fever+sepsis susp, meningitis, dan efusi pleura. Penyebab kematian pasti disarankan untuk pemeriksaan dalam atau autopsi," papar Awi.

Baca juga: Monas Bakal Dibuka Lagi, Cuma 50 orang Bisa Masuk Tiap Jam

Jenazah Bagus telah dimakamkan di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh keluarga pada Kamis (4/6). Pemakaman Bagus dilakukan setelah pihak keluarga menolak untuk pihak kepolisian melakukan autopsi.

Pasalnya, berdasarkan dari pemeriksaan luar tidak ada tanda kekerasan kepada Bagus.

Baca juga: Densus 88 Amankan Satu Terduga Teroris dan Bahan Peledak

Sebelumnya, Bagus merupakan tahanan Rutan Cabang Mako Brimob, Cikeas, Jawa Barat sejak 27 November 2019.

Baca juga: Pengamat: Simpatisan IS Penyerang Polsek Daha Teroris Terlatih

Ia ditahan karena terjerat dugaan kasus tindak pidana terorisme pada 3 Juni 2019 dan tengah menunggu pelimpahan tahap 2 oleh jaksa yang rencananya dilimpahkan pada 12 Juni.

Awi menjelaskan, Bagus memiliki hasrat untuk menjadi teroris sejak 2014. Saat itu, Bagus sudah tertarik dengan kelompok Islamic State (IS) of Iraq and Suriah.

Pada 2015, Bagus bergabung dengan salah satu kelompok teror yang sudah memiliki rencana menyerang kantor polisi atau personel Polri di Solo, Jawa Tengah. (X-15)

 

Baca Juga

dok.ist

Giatkan Baksos, Kowarteg Indonesia Berbagi Makanan ke Sopir Angkot-Ojek di Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:20 WIB
KOMUNITAS Warteg (Kowarteg) Indonesia melakukan aksi sosial dengan membagikan makan dan sarung tangan kepada sopir angkot, ojek online,...
Dok.Metro TV

Warga Laporkan Bripka Madih karena Pasang Patok Tanah Sembarangan

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 06 Februari 2023, 16:35 WIB
Nur mengatakan warga juga resah karena Bripka Madih telah mengganggu aktivitas warga dengan memasang patok dan pos di depan rumah...
ANTARA/Ilham Kausar

Polda Metro Jaya Sebut Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi adalah Percintaan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 06 Februari 2023, 10:45 WIB
Hengki menambahkan tersangka menolak dengan alasan sudah memiliki istri dan selain itu juga adanya perbedaan keyakinan dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya