Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS PDIP Jhony Simanjuntak memandang rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di tingkat RW nanti oleh Pemprov DKI Jakarta tidak tepat.
Ia khawatir, dengan PSBL yang menyasar RW-RW yang masih berstatus zona merah nantinya akan mengendurkan pengawasan di wilayah lain.
"Protokol kesehatan sejatinya tetap diberlakukan di setiap RT/RW. Adanya rencana Pemprov DKI untuk lebih fokus dalam pengawasan di 62 RW yang dikelompokkan zona merah tidak tepat. Seharusnya seluruh RW di DKI Jakarta harus menjadi perhatian," kata Jhony, Selasa (2/6).
Ia menganggap Pemprov DKI justru berlebihan jika sampai mengatur aktivitas warga di tingkat yang sangat kecil seperti RT dan RW. Menurutnya, pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) usai berakhir pada 4 Juni nanti mutlak dilakukan salam berbagai lingkup tapi tetap dengan pengawasan yang ketat di seluruh wilayah.
Baca juga: Jangan Euforia Sambut Kenormalan Baru
Ia juga meminta agar kebiasaan-kebiasaan baru yang timbul akibat pandemi seperti memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan tetap disosialisasikan.
"Tidak perlu terlalu lebay dengan mengatur keluar masuk di RW zona merah. Karena yang penting adalah sosialisasi masif dan penegakan aturan terhadap protokol kesehatan yaitu wajib pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan dan menghindari kerumunan," tutur Sekretaris Komisi E tersebut.
Dengan pelonggaran PSBB, perekonomian bisa segera digerakkan. Namun, dengan protokol kesehatan yang diperketat.
"Serta penegakan aturan terhadap protokol kesehatan lebih tegas di DKI Jakarta. Penegakan aturan protokol kesehatan ini juga di seluruh tempat seperti pasar, mal, pabrik dan sebagainya," pungkas Jhony.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut DKI akan menerapkan PSBL di 62 RW yang masih berstatus zona merah covid-19. RW yang masih zona merah akan diawasi ketat serta akan diberlakukan kontrol terhadap warga yang keluar-masuk wilayah tersebut untuk memastikan pencegahan penularan covid-19.(A-2)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved