Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) APBD 2019 didapati realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp62,30 triliun atau 83,08% dari target yang terdiri dari realisasi pajak daerah sebesar Rp40,29 triliun atau 90,48% dan Dana Perimbangan sebesar Rp14,49 triliun atau 68,02%.
Di antaranya target pendapatan yang tidak tercapai yakni target Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang hanya terealisasi Rp5,478 triliun atau 60,51% dari target Rp9,5 triliun.
DPRD DKI pun meminta Pemprov DKI melakukan percepatan pembayaran BPHTB atas objek PPJB dengan melakukan sosialisasi ke pengembang apartemen untuk apartemen yang baru dibangun sesuai dengan Pergub No 117 Tahun 2019.
Baca juga: DKI Berikan Insentif kepada Pengusaha
Pasal 2 Pergub itu berbunyi setiap orang atau badan yang melakukan PPJB yang dimaksudkan untuk memperoleh Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan dengan memasukan BPHTB sebagai komponen pada harga transaksi, wajib menyetorkan BPHTB kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Pemprov juga harus melalikan optimalisasi dan penyempurnaan Sistem E-BPHTB," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Selasa (19/5).
Langkah lainnya untuk memaksimalkan pendapatan pajak BPHTB yakni melakukan koordinasi dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terkait pelaporan harga transaksi dengan nilai yang sebenarnya.
Selain itu, target penerimaan yang tidak tercapai yakni Retribusi Perizinan Tertentu yang hanya terealisasi Rp276,836 miliar atau 65,64% dari target Rp421,750 miliar.
DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar membangun dan mengembangkan aplikasi system pemungutan retribusi daerah secara elektronik.
"Pemprov juga harus mememberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat atau Wajib Retribusi Daerah melalui Retribusi Perizinan dan Nonperizinan yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)," tegas Prasetyo.
Selain itu, juga dapat dilakukan langkah membuat perjanjian bersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan perbankan dalam rangka pembayaran Retribusi Daerah.
Di sisi lain ada pula terkait Penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang belum sesuai harapan. DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan kepada Bapenda agar melakukan inventarisasi dan pemutakhiran data aset/barang milik daerah khususnya tanah dan/atau bangunan termasuk fasos fasum baik yang sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga maupun yang belum dimanfaatkan.
"Kerja sama pemanfaatan barang milik daerah dengan pihak ketiga diharapkan mampu mendorong dan meningkatkan penerimaan pendapatan daerah," pungkasnya. (OL-1)
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menegaskan sikap partainya yang menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Ia mengakui capaian tersebut masih jauh dari ketentuan ideal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan porsi RTH Jakarta dapat mencapai 30% pada 2045.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved