Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Mataliti mengakui wilayahnya masih belum bebas genangan.
Dalam beberapa hari belakangan, tiap Jakarta diguyur hujan dengan intensitas lebat, beberapa titik selalu tergenang. Tercatat di Senayan, Pondok Indah, Jalan TB Simatupang, Jalan Warung Buncit Raya, Pondok Pinang, Kemang, hingga Jalan Arteri Pondok Indah yang tergenang.
Marullah mengatakan sebagian genangan terjadi akibat luapan kali-kali besar, antara lain Kali Pesanggrahan.
Baca juga: Berantas Premanisme, Polri Imbau Minimarket Pasang CCTV
"Ya memang untuk genangan masih ada di Jakarta Selatan bisa disebabkan kali yang meluap," kata Marullah, Kamis (30/4).
Sementara itu, ada pula genangan yang disebabkan saluran yang menyempit. Marullah mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk menangani saluran-saluran yang menyempit. Selain itu, Marullah juga minta Dinas SDA untuk menguatkan tanggul di kali-kali yang belum dinormalisasi.
"Saya sudah koordinasi minta ke Dinas SDA untuk ditangani saluran yang menyempit atau kali-kali yang memerlukan tanggul," ungkapnya.
Padahal Jakarta masih akan dihantui hujan dengan intensitas lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca hujan lebat terjadi akibat perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau. (OL-14)
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas pengolahan sampah tersebut direncanakan dibangun di tiga lokasi strategis.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
Program Mudik Gratis tahun ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved