Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta mengelola 22 panti di seluruh Jakarta dan memiliki dua unit panti khusus bagi para tunawisma yakni di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat dan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur.
Setiap waktu jika Satpol PP maupun petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) menjaring tunawisma baik pengamen, pengemis, atau gelandangan maka akan ditampung di dua panti tersebut sebelum mendapat pembinaan atau dipulangkan ke daerah asal.
Baca juga: Distribusi Bansos Warga DKI Tahap I Rampung 5 Mei 2020
Namun, untuk tahun ini Pemprov DKI Jakarta memilih gelanggang olah raga atau GOR untuk menampung warga tunawisma. "Kasusnya sama seperti di Italia. Kami tidak mau warga binaan kami ada sekitar 700 orang itu kena karena ada carrier dari luar," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin-angin saat dihubungi Media Indonesia, Senin (27/4).
Namun, ia memastikan GOR hanyalah tempat penampungan sementara sampai wabah Covid-19 mereda. Jika tunawisma tersebut memiliki saudara di Jakarta, maka ia diperkenankan untuk dijemput keluarga untuk pulang.
Jika nantinya tunawisma hendak dirujuk ke panti, maka harus dipastikan negatif virus korona dengan rapid test.
"Saya akan koordinasikan dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat untuk bisa rapid test. Asal hasilnya negatif maka bisa dirujuk ke panti yang kami kelola," ungkapnya.
Sebelumnya, pada Jumat (23/4) sebanyak 55 orang tunawisma yang mengaku kehilangan pekerjaan karena wabah dijaring dan dibawa ke GOR Tanah Abang. Sebanyak 52 orang sudah dipulangkan.
Sementara tiga orang masih ditampung di GOR karena berasal dari luar kota dan tidak memiliki sanak saudara di Jakarta. Kemudian pada Minggu (26/4) kembali terjaring sebanyak lima orang tunawisma sehingga total ada delapan orang tunawisma ditampung di GOR Tanah Abang. (OL-6)
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved