Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani menilai ada hal yang lebih penting untuk diperhatikan oleh pemerintah sebelum opsi karantina diberlakukan. Menurutnya, sebagai garda terdepan yang memerangi covid 19, petugas medis harus diberikan alat tempur yang baik.
"Siapkan dan pastikan pasukan tempur kita terlebih dahulu, dalam hal ini dokter dan perawat. Pemerintah menjamin ketersediaan rumah sakit, lab, dan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang sesuai standar bagi para tenaga medis," kata Zita dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (30/3).
Zita berpendapat jumlah tenaga petugas medis di DKI Jakarta saat ini kurang untuk menangani pasien covid-19 yang membludak tiap hari. Menurutnya, hal itu juga harus dijadikan prioritas utama pemerintah untuk menyiapkan.
"Pak Anies sempat bahas di sebuah program acara kalau tenaga medis kita hanya sekitar 1000 lebih atau kurang dari 2000 orang. Tapi, mau berapa pun kurang, kalau jumlah pasien sakitnya membludak. Itu harus dipikirkan," kata Zita.
"Bagaimana pasukan mau perang kalau tidak dibekali senjata dan tenaga yang bagus? Pasukan bisa tewas sebelum mulai perang," lanjutnya.
Baca juga: Tolak Terapkan Lockdown, Ini Alasan Jokowi
Zita juga meminta Pemprov DKI menyediakan alat yang mampu mendeteksi siapa warganya yang sudah positif covid 19, siapa yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pemantauan (ODP).
"Lakukan ribuan tes harian seperti di Korea Selatan, Singapura, dan Tiongkok. Itu semua bisa kita lakukan dengan tes yang berkualitas atau swab test dan berlakukan itu di mana pun. Agar pemerintah tidak sulit lagi mencari sana-sini siapa yang terjangkit dan tidak hanya menduga-duga saja," jelas Zita.
Yang terpenting juga, ungkapnya, adalah jaminan stok pangan untuk bertahan saat karantina dan pascakarantina. Menurut Zita, hal itu sangat penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat.
"Jangan sampai kita membatasi ruang geraknya, tapi tidak dibekali dengan sandang pangan. Itu sama saja dibunuh perlahan warganya. Bahaya," tandas Zita. (OL-14)
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved