Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah mendata penyebab timbulnya genangan yang bertahan cukup lama setelah hujan deras mengguyur cukup lama, Selasa (17/12) kemarin.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf menyebut genangan yang bertahan lama kemarin antara lain karena adanya proyek trotoar. Hal ini contohnya terjadi di Jl. Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan.
Ia menjelaskan masih ada beberapa titik trotoar yang memang belum selesai dibangun dan menyebabkan materialnya masih ada di lokasi-lokasi pembangunan menghalangi tali air.
"Ya memang tadi juga habis dibahas ya memang karena ada beberapa pekerjaan yang belum selesai ada bahan material di lokasi bisa juga mengakibatkan saluran tersumbat," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (18/12).
Solusinya, ia berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga DKI untuk mengimbau pada kontraktor agar mau merapikan lokasi konstruksi trotoar sehingga mendukung kelancaran arus air.
"Tapi sudah diinstruksikan segera ini harus dirapikan. Sudah diinstruksikan tadi pas rapat ini harus segera dirapikan gitu kan. Biar tidak terulang lagi," kata Juaini.
Baca juga: Antisipasi Genangan, Pemprov DKI Periksa Saluran Air
Selain pembangunan trotoar, kontur jalan yang cekung juga menjadi penyebab munculnya genangan.Menurut Juaini, hal itu juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Bina Marga DKI.
"Ya kita sih dari dulu SDA sama Bina Marga memang satu. Kemudian dirombak. Jadi ya tetap kita masih satu visi. Keluarga besar PU juga. Jadi kita kerja sama, koordinasi," terangnya.
Di samping itu, penyebab genangan timbul pascahujan yakni adanya proyek-proyek pembangunan besar di Jakarta. Setiap harinya pembangunan gedung-gedung pencakar langit maupun infrastruktur memang silih berganti.
Juaini menyebut, bila proyek infrastruktur dikerjakan dengan baik dan sesuai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan PTSP, seharusnya genangan tidak terjadi.
"Kalau melihat proyek sih pasti iya. Gedung-gedung itu kan mereka nggak ada penampungan air hujan. Biasanya kalau hujan langsung jatuh ke bawah," tuturnya.
Solusinya menurut Juaini kontraktor bangunan harus memikirkan juga kondisi-kondisi genangan seperti itu.
"Jadi ketika air hujan turun paling nggak mereka bikin resapan di sekitar lahan mereka," terangnya.
Juaini menyebut tidak bisa melakukan pengawasan atau inspeksi terhadap gedung-gedung itu untuk memantau kepatuhan dalam membuat resapan dalam proses konstruksinya karena hal itu di luar kewenangannya.
"Ya kita tidak bisa karena di luar kewenangan. Harus yang keluar izin yang mengawasi," tandasnya. (A-4)
Ia mengakui capaian tersebut masih jauh dari ketentuan ideal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan porsi RTH Jakarta dapat mencapai 30% pada 2045.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengubah fungsi trotoar menjadi jalan raya demi mengurangi kemacetan di jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Kebijakan itu dinilai sesat pikir, kontraproduktif dengan strategi transportasi berkelanjutan, sekaligus merugikan perekonomian regional.
Peristiwa ini bermula pada pukul 23.40 WIB saat tim opsnal mendapat laporan adanya korban yang ditemukan dalam kondisi tergeletak dan penuh darah di trotoar
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan trotoar dan saluran di Jalan Falatehan, kawasan Blok M ASEAN, Kebayoran Baru
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat (Jabar), mengeluarkan peraturan dengan melarang para penjual hewan kurban untuk tidak berjualan di trotoar.
Yudha pun berjanji akan mengirimkan data besaran anggaran yang digunakan dalam pembangunan trotoar kepada awak media kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved