Senin 11 November 2019, 22:10 WIB

Sering Diejek, Driver Ojol Nekat Bunuh Tetangganya

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Sering Diejek, Driver Ojol Nekat Bunuh Tetangganya

MI/Saskia Anindya Putri
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Argo Yuwono

 

KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Argo Yuwono, mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus pembunuhan pengemudi ojek online (ojol) bernama Rieke Andrianti, 43, di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Tersangka pembunuh berencana itu ternyata tetangganya sendiri bernama Jemi Oppier, 27.

"Seusai dengan apa yang disampaikan oleh tersangka J ini bertetanggaan dengan korban," kata Argo di Mapolda Metro Jaya Jakarta Selatan, Senin (11/11)

Berdasarkan pengakuan, tersangka nekat merencanakan aksi itu karena sakit hati. Pasalnya, ia mengeluh perlakuan korban yang sering mengejek dirinya.

"Setiap bertemu dengan korban, korban selalu mengejek tersangka dengam kata-kata item dan jelek," sebutnya

Argo menambahkan, tersangka merencanakan aksi pembunuhan pada Jumat (8/11) usai berkumpul bersama temannya. Saat itu, tersangka melihat kondisi jendela rumah korban terbuka dan ingin segera melancarkan aksinya.

"Tersangka mendatangi rumah korban dan masuk lewat jendela. Tersangka melihat korban di tempat tidur. Kemudian ditusuk dengan pisau yang dibawa," terangnya.


Baca juga: PKL Pasar Senen akan Direlokasi


Tersangka menghunjamkan pisaunya di bagian leher, dada dan perut korban hingga 6 kali tusukan. Kata Argo, tersangka membiarkan korban tak berdaya di atas tempat tidur

"Tersangka bawa pisau ke kamar mandi dan ada ember di sana, diisi air dan pisau dimasukan ke ember. Setelah pisau dimasukan di ember biar bersih, baju dan celana korban juga kena percikan darah korban, dan dilepas celana itu," lanjutnya

Usai membunuh, tersangka juga berusaha menghilangkan jejak, dengan membuang tas yang berisikan celananya yang terkena darah ke got.

"Tetapi semua tindakan pidana (tersangka) meninggalkan bekas. Dia tidak bekerja, pekerjaan serabutan," pungkas Argo.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara mati atau seumur hidup atau 20 tahun. (OL-1)

 

Baca Juga

Antara

4.651 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 20 Januari 2021, 20:15 WIB
Jumlah ini berkurang 71 orang jika dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 4.722...
Antara

Selama PPKM, Terminal Bus Kalideres Siapkan Test Antigen Gratis

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 20 Januari 2021, 19:25 WIB
TERMINAL bus Kalideres, Jakarta Barat membuka posko test antigen Covid-19 gratis bagi penumpang dan pengemudi bus di terminal hingga 25...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Dengan Prokes, Jenazah Covid-19 Bebas Dimakamkan di TPU Mana Saja

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 20 Januari 2021, 18:55 WIB
Semua makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta bisa digunakan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 dengan syarat protokol...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya