Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH anggota Polisi Brigadir Kepala Rahmat Efendy yang ditembak oleh Brigadir Polisi Rangga Tianto masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kanit Reskrim Polsek Cimanggis Ajun Komisaris Eman Sulaeman belum dapat memastikan kapan jenazah Brigadir Kepala Rahmat bisa dikembalikan ke pihak keluarga. Dirinya yang turut mengantar korban ke RS Polri, Kramat Jati, mengakui proses autopsi korban masih berlangsung.
Insiden penembakan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis terjadi sekira pukul 20.30 WIB, namun hingga hari berikutnya pukul 05.00 WIB, tim forensik RS Polri masih bekerja guna memastikan penyebab kematian korban.
"Saya masih di rumah sakit, masih tunggu proses autopsi," ucap Eman saat dihubungi, Jumat (26/7).
Sebelumnya, anggota Polri Bripka Rahmat dikabarkan menjadi korban penembakan di sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Kota Depok. Diduga penembakan dilakukan oleh sesama anggota Polri Brigadir Rangga.
Baca juga: Polsek Cimanggis Tangkap Pelaku dan Autopsi Korban
Dari informasi yang diperoleh, penembakan dilakukan Brigadir Rangga karena merasa kesal permintaannya tak dituruti korban.
Perselisihan bermula dari Bripka Rahmat yang juga anggota Samsat Polda Metro Jaya mengamankan seorang pelaku tawuran berinisial FZ, pada Kamis (25/7) sekira pukul 20.30 WIB.
Kemudian datang orangtua pelaku berinisial Z bersama dengan Brigadir Rangga ke Polsek Cimanggis, meminta dengan nada keras agar FZ dibina oleh orangtuanya. Namun, Bripka Rahmat juga menjawabnya dengan nada keras, kalau proses sedang berjalan.
Brigadir Rangga naik pitam dan langsung ke ruang sebelah mengeluarkan senjata jenis HS 9 dan menembakannya ke arah Bripka Rahmat sebanyak 7 kali tembakan. Korban mengalami luka tembak di bagian leher, dada, perut dan paha sehingga korban meninggal di tempat.
Sementara itu, aparat kepolisian belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan pengecekan.
"Nanti Pak Kapolres yang statement. Nanti dikabarin ya," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Deddy Kurniawan.(OL-5)
Jaksa Agung Florida memulai investigasi atas insiden penembakan speedboat terdaftar AS oleh penjaga pantai Kuba yang menewaskan empat orang.
Empat orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah speedboat berbendera AS terlibat kontak senjata dengan penjaga perbatasan Kuba di dekat Cayo Falcones.
Seorang pria bersenjata shotgun tewas ditembak Secret Service setelah menerobos perimeter aman kediaman Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida.
FBI dituduh tidak kooperatif dalam penyelidikan penembakan perawat Alex Pretti. Gubernur Minnesota sebut operasi imigrasi tinggalkan trauma mendalam.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amat Muzakhim, 56, di Pekalongan perlahan terkuak
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved