Minggu 14 Juli 2019, 13:47 WIB

Bantuan Makanan dan Medis Diberikan kepada Pencari Suaka

Rifaldi Putra irianto | Megapolitan
Bantuan Makanan dan Medis Diberikan kepada Pencari Suaka

MI/Pius Erlangga
Para pencari suaka mengantre menuju bus untuk dipindahkan ke eks Gedung Kodim Kalideres, Jakarta.

 

PARA para pencari suaka dari Afghanistan, Sudan, dan Somalia telah menempati penampungan di eks Gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, selama empat. Sekiranya 1.000 pencari suaka ditampung sementara di gedung dua lantai tersebut sebagai bagian upaya penanganan secara kemanusiaan.

Dalam pantauan Media Indonesia,, Minggu, (14/7) sekitar pukul 12.15 WIB terlihat bantuan makanan dari Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta baru tiba. Para petugas dibantu bersama beberapa kordinator dari pengungsi terlihat sibuk membagikan makanan serta air mineral untuk para pengungsi.

Kotak berisi makanan dan air mineral berukuran 240 ml itu dibagikan kepada para pengungsi yang sudah mengantre di pos yang berdiri tepat di dekat gerbang masuk eks Gedung Kodim tersebut. Beberapa pengungsi laki-laki lainya juga terlihat duduk di depan halaman lokasi pengungsian, mereka terlihat duduk-duduk dan berbincang dengan pengungsi lain.

Di dalam gedung, tampak petugas kesehatan dari Puskesmas Kalideres tengah memeriksa beberapa pengungsi yang membutuhkan pertolongan medis di pos kesehatan yang disediakan.

Sementara itu, terlihat pula pengungsi perempuan membersihkan alas terpal berwarna biru yang digunakanya untuk beristirahat, ada pula yang menjaga anak mereka.

Menengok ke bagian samping gedung, beberapa pencari suaka sibuk menjemur pakaian di tempat yang telah disediakan beberapa juga menjemur pakaian di pagar gedung bagian depan. Tenda milik Dinsos  DKI Jakarta dan milik para pencari suaka juga masih terlihat tegak berdiri di area gedung tersebut, sebagian dari mereka menempati tenda tersebut untuk beristirahat.

Tepat di depan gerbang pintu masuk penjagaan, sejumlah personel Satpol PP dan kepolisian melakukan penjagaan. Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. Papan bertulisan 'Dilarang Keluar Masuk di Area Penampungan Lebih Dari Jam 10 Malam Bagi WNA'. Kini terpampang di depan pagar masuk gedung tersebut.

Sementara itu, spanduk yang bertuliskan penolakan warga terhadap kehadiran para pencari suaka masih terpampang di sisi  jalan di kawasan tersebut. Sebelumnya, pihak warga sekitar kawasan pengungsian memang menolak para pencari suaka ditempatkan di wilayah mereka. Warga menolak karena para pencari suaka dinilai mengganggu kenyamanan dan warga belum disosialisasi. (OL-09)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Imbas Rentetan Kecelakaan, DPRD DKI Minta Audit Total PT Transjakarta 

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:30 WIB
Menurutnya, penting untuk menemukan akar permasalahan yang menyebabkan insiden kecelakaan bisa terjadi saat melayani...
Dok. Kasoem

Perluas Edukasi Perawatan Mata, Kasoem Vision Care Perbarui Layanan Cabang Bogor 

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:27 WIB
Layanan Vision Care mengandalkan layanan perawatan penglihatan berkesinambungan dengan pemeriksaan mata yang detail serta solusi produk...
DOK Sinar Mas Land.

Galeri Kampung Mantul Binaan Sinar Mas Land Jadi Wahana Wisata Edukasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:15 WIB
Pendidikan lingkungan merupakan pembelajaran penting untuk anak-anak usia dini. Hal ini perlu terus dilakukan guna memupuk rasa cinta dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya