Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Banjir Luapan Ciliwung Rendam Bidara Cina, Ratusan Warga Mulai Mengungsi

Basuki Eka Purnama
24/1/2026 11:14
Banjir Luapan Ciliwung Rendam Bidara Cina, Ratusan Warga Mulai Mengungsi
Warga yang terdampak banjir di Bidara Cina mengungsi di Kantor Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).(ANTARA/Siti Nurhaliza)

RATUSAN warga Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengevakuasi diri ke sejumlah titik pengungsian pada Sabtu (24/1). Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.

Lurah Bidara Cina, Suhartono, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi warga telah berlangsung secara bertahap. 

Pihaknya bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur telah menyiapkan tiga lokasi utama untuk menampung warga terdampak agar proses pendataan dan penyaluran bantuan lebih terfokus.

"Karena memang banjir ini semakin naik sehingga warga mulai mengungsi sejak Jumat (23/1) malam. Pengungsian difokuskan di tiga lokasi," ujar Suhartono saat memantau kondisi di lokasi banjir.

Sebaran Lokasi Pengungsian

Pemerintah setempat memusatkan evakuasi pada tiga titik resmi, yakni GOR Otista, Gedung SKKT Kelurahan Bidara Cina, dan RPTRA Permata Intan. 

Selain fasilitas yang disediakan pemerintah, sebagian warga memilih untuk mengungsi secara mandiri ke Masjid Jami Al Abror yang lokasinya dinilai cukup aman dari jangkauan air.

Berdasarkan data sementara, banjir ini berdampak pada wilayah RW 07 dan RW 11 dengan total populasi terdampak mencapai 510 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.356 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 KK dengan 162 jiwa telah resmi menempati posko pengungsian yang disediakan.

Kondisi Terkini dan Kewaspadaan

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi terparah berada di kawasan Gang Macan. Pada pukul 10.00 WIB, ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan menyentuh angka 180 sentimeter. 

Luapan air dipicu oleh tingginya debit air kiriman dari hulu, di mana status Siaga 3 masih berlaku untuk wilayah Katulampa, Depok, dan Manggarai.

Melihat kondisi debit air yang belum stabil, aparat gabungan dari unsur Kelurahan, TNI, hingga Polri terus berpatroli memberikan imbauan. Fokus utama evakuasi diarahkan pada kelompok rentan guna meminimalisir risiko keselamatan.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri bertahan di rumah jika kondisi air terus meningkat. 

"Memang baiknya mengungsi di lokasi yang sudah disediakan agar semuanya baik-baik saja," tegasnya.

Penyaluran Bantuan

Terkait kebutuhan logistik, bantuan kemanusiaan mulai mengalir ke posko-posko pengungsian. Palang Merah Indonesia (PMI) telah mendistribusikan bantuan tahap awal, sementara Suku Dinas Sosial Jakarta Timur kini tengah memproses pendistribusian bantuan lanjutan untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.

Kondisi banjir di Bidara Cina merupakan bagian dari dampak hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1). 

Secara keseluruhan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terdapat 81 RT dan 15 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta yang terdampak genangan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya