Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pemprov DKI Siapkan Rp232 Miliar untuk Normalisasi Ciliwung Tahun 2026

Devi Harahap
21/11/2025 11:18
Pemprov DKI Siapkan Rp232 Miliar untuk Normalisasi Ciliwung Tahun 2026
Anak-anak bermain di atas sheet pile beton yang akan digunakan untuk material normalisasi Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta .(Antara)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta memastikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung kembali dipercepat tahun depan melalui percepatan pembebasan lahan di dua kelurahan. Langkah ini diklaim sebagai strategi utama penanganan banjir yang terus mengancam wilayah ibu kota saat memasuki musim hujan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembebasan lahan telah berjalan dan pada tahap awal akan difokuskan di Kelurahan Cililitan dan Pangadegan. Total ada 91 bidang yang ditargetkan mulai digarap pada 2026.

“Ada dua kelurahan, yang pertama adalah Cililitan. Cililitan ini ada 37 bidang, anggaran yang dianggarkan Rp 111 miliar. Kemudian yang ada di Kelurahan Pengadegan ada 54 bidang, anggaran yang dialokasikan, diestimasikan kurang lebih Rp121 miliar,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (21/11).

Ia menegaskan kedua lokasi tersebut menjadi prioritas utama pembangunan fisik sungai pada tahap awal program. “Sehingga dengan demikian, dua kelurahan inilah yang akan kami lakukan untuk normalisasi Ciliwung,” lanjutnya.

Pramono juga menyebut normalisasi merupakan langkah krusial menekan risiko banjir, terutama menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi hingga Februari. 

Tidak hanya Sungai Ciliwung, Pemprov DKI juga memperluas penanganan dengan menormalisasi Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer untuk meredam banjir di kawasan Kemang dan sekitarnya.

“Sekaligus kami juga akan melakukan normalisasi Kali Krukut karena memang dua sungai inilah yang memberikan kontribusi terhadap kemacetan yang ada di Jakarta,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan apresiasi atas langkah Pemprov DKI yang dinilai proaktif dalam membuka akses lahan sebagai syarat utama normalisasi. Ia menegaskan pemerintah pusat siap mendukung penuh pelaksanaan teknis.

“Apa yang dikerjakan Pak Gubernur sudah sangat-sangat baik. Kalau butuh support dari kami, insyaallah kami akan support penuh,” kata Dody.

Menurutnya, keberhasilan penanganan banjir melalui normalisasi sangat bergantung pada kesiapan lahan oleh pemerintah daerah. (Dev/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya