Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Ciliwung Bersih (GCB) kembali menggelar Ciliwung Day 2025 dengan tema “Revitalisasi Ciliwung: Sungai Bersih, Kota Berkelanjutan.”
Puncak kegiatan digelar di kantor Sekretariat Gerakan Ciliwung Bersih di kawasan Penjernihan, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, yang berada di tepi bantaran Sungai Ciliwung, pada Sabtu (29/11).
Perayaan dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan, meliputi: workshop upcycle, kegiatan mewarnai bertema sungai untuk anak-anak, talkshow pengiat lingkungan, aksi penanaman pohon di bantaran sungai, hingga susur Sungai Ciliwung.
Berbagai kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian, memperkuat aksi kolektif, dan menginspirasi kecintaan generasi muda terhadap kelestarian sungai.
Ketua GCB Peni Santoso menegaskan bahwa Hari Ciliwung adalah pengingat pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam memulihkan ekosistem sungai.
“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memperkuat kolaborasi agar Ciliwung semakin bersih, sehat, indah, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin Ciliwung menjadi ruang edukasi, rekreasi, dan kolaborasi lintas generasi,” ujar Peni.
Dalam perjalannya, Gerakan Ciliwung Bersih telah menjalankan berbagai program revitalisasi sungai dan pengelolaan sampah berbasis komunitas, diantaranya Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan Sekolah Sungai, yang selama ini menjadi pilar edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam periode 2020 - 2025, sebanyak lebih dari 26.902 kg sampah Ciliwung telah berhasil diolah melalui proses pengumpulan, pencacahan, hingga pendaur-ulangan menjadi pelet untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber bahan bakar rumah tangga.
Sungai Ciliwung memiliki peran vital sebagai ekosistem alami, jalur resapan air, ruang bermain dan belajar masyarakat, serta penyangga mitigasi banjir.
Hilangnya kualitas sungai akan berdampak langsung pada meningkatnya risiko banjir dan menurunnya keberagaman hayati.
Di sisi lain, revitalisasi sungai yang berkelanjutan akan membantu memulihkan fungsi ekologis sekaligus mendukung pembangunan kota yang bersih, aman, dan tangguh.
Tahun ini, Indofood meneruskan dukungannya sebagai mitra strategis GCB untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kepedulian publik terhadap kelestarian Sungai Ciliwung, sungai bersejarah yang menjadi urat nadi Jakarta.
Head of Corporate Communications Indofood, Stefanus Indrayana mengatakan, “Indofood terus berkomitmen untuk mendukung perbaikan kualitas lingkungan, termasuk mendorong revitalisasi sungai secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa kelestarian sungai adalah bagian penting dari kualitas hidup masyarakat. Kami bangga dapat melanjutkan kolaborasi dengan GCB melalui inovasi pengelolaan sampah dan berbagai program edukasi masyakarat untuk mendukung terciptanya ekosistem sungai Ciliwung yang bersih dan sehat.”
Salah satu kontribusi Indofood dalam mendukung upaya edukasi masyarakat adalah dengan membangun awareness seputar pengelolaan sampah untuk ekonomi sirkular.
Saat ini, seluruh area terbuka di kantor sekretariat Gerakan Ciliwung Bersih telah menggunakan paving block ramah lingkungan, hasil kolaborasi Indofood bersama Rebricks.
Seluruh paving block terpasang ini merupakan hasil pengolahan dari setidaknya 1,3 ton sampah kemasan yang telah diolah menjadi paving block berdaya tahan tinggi.
Sebagai bagian dari perayaan Ciliwung Day 2025, Gerakan Ciliwung Bersih mengadakan serangkaian kegiatan, mulai dari Aksi Bersih Sungai, Susur Sungai dari Dermaga Kantor GCB menuju UPK Badan Air sejauh kurang lebih 2 km menggunakan perahu karet, Aksi Tanam Pohon, sesi talkshow seputar gerakan revitalisasi sungai berkelanjutan, Pameran foto “Lensa Ciliwung”, yang menampilkan wajah Sungai Ciliwung dari sudut pandang para komunitas penggerak dan pencita Sungai Ciliwung, Workshop Daur Ulang Kreatif, hingga Lomba Menggambar & Mewarnai Anak Usia Dini bertema “Sungai Ciliwung Sahabat Alamku” untuk mengenalkan ekosistem sungai dan nilai kepedulian sejak dini.
Tahun ini, acara turut dimeriahkan oleh kehadiran finalis Abang None Jakarta 2025, yang juga mengajak generasi muda terlibat dalam gerakan cinta sungai dan gaya hidup berkelanjutan.
“Kami berharap momentum Ciliwung Day 2025 dapat memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, sehingga Sungai Ciliwung yang kita miliki bersama ini dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat Jakarta, kini dan di masa depan,” tutup Peni. (Z-1)
Gerakan Ciliwung Bersih untuk Sungai Bersih, Kota Berkelanjutan
Kawasan ini memiliki riwayat sebagai lahan perkebunan teh di areal dan hutan yang sempat mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan.
Sebanyak 20 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir, pada Selasa (28/10) pagi. Banjir Jakarta kali ini disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung.
Anak-anak mengikuti kegiatan Petualangan Menyusur Sungai Ciliwung di Jakarta.
Jelajah Kali Ciwilung yang digelar hingga 25 Oktober mendatang itu digelar untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat arti penting kebersihan kali
Gerakan Ciliwung Bersih untuk Sungai Bersih, Kota Berkelanjutan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved