Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Ratusan Warga Somalia Gelar Aksi Kecam Israel Akui Somaliland Sebagai Negara 

Ferdian Ananda Majni
30/12/2025 12:11
Ratusan Warga Somalia Gelar Aksi Kecam Israel Akui Somaliland Sebagai Negara 
Para wanita memegang bendera Somalia dan meneriakkan slogan-slogan selama demonstrasi untuk mendukung pemerintah Somalia setelah penandatanganan kesepakatan pelabuhan antara Ethiopia dan wilayah yang memisahkan diri, Somaliland, di Stadion Eng Yariisow di(ABDISHUKRI HAYBE / AFP))

RATUSAN warga Somalia melakukan aksi mengecam Israel dan berkumpul di Mogadishu, ibu kota Somalia, Minggu (28/12), menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka. 

Wilayah Somaliland di Somalia bagian utara mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1991, namun hingga kini tidak memperoleh pengakuan internasional.

Aksi protes diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Somalia. Para demonstran mengecam langkah Israel seraya menegaskan komitmen terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.

Dalam aksi tersebut, massa meneriakkan slogan-slogan seperti "Somalia tidak dapat dipisahkan" dan "Somaliland adalah Somalia". 

Aparat keamanan tampak dikerahkan dalam jumlah besar guna menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.

Mohamed Abor, salah seorang peserta aksi, mengatakan kepada Anadolu bahwa Somalia tidak pernah melepaskan wilayahnya dan tidak akan melakukannya sekarang.

Para demonstran juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun bagian dari wilayah Somalia yang dapat diserahkan kepada Israel maupun negara lain.

"Somalia adalah satu dan akan tetap satu," kata Abor dikutip Anadolu, Selasa (30/12).

Demonstran lainnya, Abdi Ismail, menyatakan bahwa keputusan Israel sama sekali tidak dapat diterima oleh rakyat Somalia. Ia menyebut langkah tersebut sebagai serangan nyata terhadap kedaulatan Somalia.

Abdi menegaskan bahwa Somaliland merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Somalia. "Tidak ada negara yang berhak mengakui Somaliland secara sepihak," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunitas internasional tidak seharusnya berdiam diri menyikapi keputusan tersebut.

Israel menjadi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat pada Jumat lalu. Keputusan itu memicu kecaman dari Turki, sekutu dekat Somalia, serta sejumlah negara di Afrika dan Timur Tengah.

Somaliland, yang memproklamasikan pemisahan diri dari Somalia pada 1991, hingga kini belum mendapatkan pengakuan internasional. 

Wilayah tersebut berfungsi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang de facto independen, sementara pemerintah pusat Somalia masih berupaya menegakkan kendali atas wilayah itu dan kepemimpinan Somaliland belum berhasil memperoleh pengakuan global atas klaim kemerdekaannya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya