Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro menegaskan pembatasan kendaraan pribadi dalam jangka waktu lama seperti sistem ganjil genap nomor kendaraan pribadi yang diterapkan masa Asian Games 2018 sangat dibutuhkan.
Sebab, pembatasan kendaraan dengan masa yang panjang adalah salah satu faktor pendukung utama kebermanfaatan angkutan umum guna menekan kemacetan.
"Memang membatasi kendaraan pribadi tidak bisa hanya dengan 'predict and supply'. Tapi dengan 'predict, supply and management'. Karena disuplai angkot banyak gratis pun kalau pribadinya nggak dibatasi akan tetap macet," tegasnya saat dihubungi, Rabu (10/7).
Ia pun mendukung usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kepada Pemprov DKI agar menghidupkan kembali sistem ganjil genap dalam jangka panjang seperti saat perhelatan Asian Games 2018.
Menurutnya, dari studi perbandingan efektivitas sistem ganjil genap dari waktu ke waktu, penerapan ganjil genap saat Masa Asian Games 2018 merupakan yang paling efektif mengurangi kemacetan. Kecepatan kendaraan bisa bertambah hingga rata-rata 44km/jam.
Baca juga : Perbaikan Angkutan Umum Jadi Target Kerja Dishub DKI
"Jadi BPTJ mengevaluasi ganjil genap sebelum, saat, dan sesudah Asian Games. Yang paling berdampak adalah yang saat Asian Games," tegasnya.
Sistem ganjil genap saat masa perhelatan Asian Games 2018 berlangsung sejak pukul 06.00 sampai 21.00. Waktunya lebih panjang dibandingkan situasi normal yakni pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-20.00.
"Saat tidak diberlakukan sepanjang waktu, orang masih bisa mengutak-atik perginya di luar waktu itu bisa lebih pagi atau lebih malam. Karakteristiknya orang kita kan seperti itu," ujarnya.
Kebijakan pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem ganjil genap yang diperpanjang pun bisa dimanfaatkan untuk menekan masyarakat menggunakan angkutan umum. TransJakarta pun dinilai sudah cukup baik dalam menyediakan angkutan umum.
Hingga kini dari studi TransJakarta sebanyak 73% penduduk sudah bisa mengakses angkutan Jak Lingko kurang dari 500 meter dari tempat tinggal mereka. Artinya, jarak angkutan umum sudah semakin mendekati masyarakat.
"Hanya 27% yang harus menempuh jarak lebih dari 500 meter untuk bisa menjangkau kendaraan umum. Sebanyak 51% penduduk Jakarta juga sudah bisa mengakses bus TransJakarta baik koridor maupun non koridor dengan jarak 500 meter. Capaian itu sudah cukup baik," kata Tory.(OL-7)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menambah opsi pembelian tiket melalui aplikasi GoPay.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Maung tidak hanya sekadar kendaraan militer, tetapi kini bertransformasi menjadi simbol kematangan rekayasa industri nasional.
Peningkatan target IIMS ini sejalan dengan bertambahnya jumlah merek peserta, baik dari kategori kendaraan penumpang, roda dua, hingga industri pendukung lainnya.
Tanpa perlindungan yang tepat, mobil yang sering terpapar cuaca outdoor berisiko mengalami berbagai masalah serius.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Sistem Alpamayo, akan mampu mendeteksi berbagai jenis objek yang ada di seluruh sisi mobil, termasuk lampu lalu lintas hingga objek manusia yang menyeberang jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved