Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMP sederajat di Depok tidak murni berdasarkan perhitungan radius wilayah, tetapi ditambahkan dengan nilai ujian nasional (UN) calon siswa atau disebut zonasi kombinasi.
"Ada sebagian masyarakat yang menganggap zona adalah segala-galanya, sehingga tidak memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki nilai tinggi," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, di Depok, Jumat (21/6).
Dikatakannya, ketika acuan PPDB hanya sebatas jarak, maka akan tidak adil bagi calon siswa yang memiliki nilai UN tinggi, namun di tempat tinggalnya belum ada SMA negeri (SMAN). Seperti di Kelurahan Jatimulya atau Pasir Gunung Selatan.
"Bahkan di DKI Jakarta pun, tidak murni zonasi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidian (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin, mengatakan, kebijakan zonasi kombinasi ini sudah dituangkan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksana (Juklak) PPDB SMP sederajat.
Dijelaskannya, skor zonasi dimulai dari 10 hingga 100 poin. Rumusnya, radius tempat tinggal ditambah nilai UN, lalu dibagi dua.
"Sistem perhitungan ini juga berlaku untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dan pelajar prasejahtera," jelasnya.
"Memang ada perbedaan penerapan PPDB dari tahun sebelumnya. Prinsip penerapannya tahun ini adalah ada rasa keadilan agar para siswa yang mempunyai nilai tinggi bisa lebih termotivasi untuk meningkatkan prestasi akademiknya," kata Thamrin ketika ditemui di ruang kerjanya di Depok, Jawa Barat, Selasa.
Baca juga: Pemprov Banten hanya Fokus Perbaikan Simpang Jalan Gondrong
Ia mengatakan anak didik yang mempunyai nilai ujian bagus tentunya perlu diberi motivasi bahwa nilai ujian tersebut tidak sia-sia, tetapi juga menjadi penentu diterima atau tidaknya mereka di sekolah negeri.
"Jadi kami menerapkan bukan hanya zonasi murni tetapi juga melihat nilai hasil ujian," jelasnya.
Thamrin mengatakan penerapan sistem PPDB zonasi kombinasi tersebut bukan hanya diterapkan di Kota Depok saja tetapi juga di DKI Jakarta yang juga menerapkan hal serupa.
"Penyebaran sekolah negeri memang belum merata untuk itu kita perlu memberikan rasa keadilan bagi para siswa yang mempunyai nilai tinggi," ujarnya.
Dikatakannya dengan sistem zonasi kombinasi anak-anak tetap diberikan apresiasi jangan sampai tak dipakai nilai ujian tersebut.
"Mereka ini sudah berjuang untuk mendapatkan nilai ujian tinggi hal itu perlu diberi apresiasi," katanya.
Thamrin juga mengatakan memberikan apresiasi kepada siswa yang mempunyai prestasi di luar akademiknya seperti mampu menjadi juara tingkat lokal maupun nasional baik itu di bidang olahraga maupun di bidang seni.
"Ini semua bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah mempunyai prestasi," katanya.
PPDB SMPN di Kota Depok akan dimulai pada 27-29 Juli 2019 untuk jalur prestasi dan untuk jalur zonasi pada 4-5 Juli 2019. (OL-1)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
WARGA Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, dibuat heboh oleh penemuan seorang bayi baru lahir dan masih hidup di sudut rumah warga, Kamis (19/3/2026) pagi.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved