Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Mei merupakan bulan kesehatan mental. Kesehatan mental memang bukan persoalan sepele. Magnitudonya sangat besar. WHO menyebutkan bahwa hampir 1 miliar penduduk bumi menderita gangguan mental berbagai jenis. Angka itu pun dianggap masih merupakan underestimated figure; angka sebenarnya jauh lebih besar. Ibarat fenomena gunung es (iceberg phenomenon), kondisi yang terlihat saat ini baru puncak gunung es. Di bagian bawahnya ada bongkahan-bongkahan es yang sangat besar yang tak terlihat.
Selama ini isu kesehatan mental lebih banyak menyasar masyarakat umum dan profesi tertentu, belum terfokus kepada populasi spesifik. Baru-baru ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengangkat isu tentang adanya gangguan mental dokter peserta dokter spesialis. Sebelumnya pernah diselisik tentang gangguan mental pada pekerja. Ironisnya, gangguan mental pada populasi remaja tidak banyak dibicarakan dan diselisik. Isunya terpinggirkan. Padahal remaja ialah fase sangat penting dalam rantai kehidupan manusia. Ia penentu kualitas kemanusiaan.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/kesehatan-mental-remaja-isu-terpinggirkan
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Untuk mencegah terjadinya penularan di Tanah Air, pemerintah melakukan berbagai upaya seperti memantau perkembangan situasi kejadian penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain,
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
Komunikasi yang aman dan terbuka diyakini mampu membentengi remaja dari risiko negatif fenomena yang tengah viral.
Dorongan remaja untuk mengikuti tren berbahaya sering kali berakar pada kebutuhan psikologis untuk diterima oleh lingkungan sosial mereka.
Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved