Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Tak hanya Perempuan, Anak Laki-Laki Usia 11 Tahun akan Dapat Vaksin HPV

Abi Rama
20/2/2026 21:31
Tak hanya Perempuan, Anak Laki-Laki Usia 11 Tahun akan Dapat Vaksin HPV
Vaksin HPV tidak lagi menyasar perempuan tapi lelaki.(Freepik)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mulai memberikan vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada anak laki-laki usia 11 tahun pada 2027. Kebijakan ini diumumkan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, sebagai langkah lanjutan pemerintah dalam menekan angka kanker serviks di Indonesia.

“Yang jelas pada tahun 2027 kita akan imunisasi anak laki-laki untuk usia 11 tahun, sehingga diharapkan angka kanker serviks di Indonesia itu bisa turun,” ujar Budi, dikutip dari Antara, Senin (16/2).

Ia menjelaskan, meskipun laki-laki tidak dapat mengidap kanker serviks, mereka berperan sebagai pembawa virus yang dapat menularkan HPV kepada pasangan.

“Pada 2027 kita akan mulai ke laki-laki usia 11 tahun. Meski mereka tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi bisa transmitting the disease (membawa penyakitnya ke pasangan),” kata Budi.

Target Skrining 40 Juta Perempuan

Selain memperluas imunisasi, Kemenkes juga menggencarkan deteksi dini kanker. Budi menyebutkan saat ini terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia yang telah menyediakan layanan skrining kanker.

Pemerintah menargetkan 40 juta perempuan Indonesia menjalani skrining kanker dalam lima tahun ke depan. Seluruh perempuan berusia di atas 30 tahun diimbau untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks dan payudara secara rutin.

Apa Itu Penyakit Menular HPV?

HPV atau Human Papillomavirus merupakan kelompok virus yang menular melalui kontak kulit, terutama hubungan seksual. Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization menyebutkan hampir seluruh kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV yang persisten.

Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, dengan sekitar 40 tipe yang dapat menginfeksi area genital. Beberapa tipe berisiko tinggi, seperti tipe 16 dan 18, diketahui menjadi penyebab utama kanker serviks.

Infeksi HPV sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, dalam jangka panjang, virus dapat memicu perubahan sel yang berkembang menjadi kanker. Selain kanker serviks pada perempuan, HPV juga dapat menyebabkan kanker anus, penis, hingga kanker tenggorokan pada laki-laki.

Karena itu, vaksinasi dinilai sebagai langkah pencegahan paling efektif sebelum seseorang terpapar virus, yakni pada usia anak sebelum aktif secara seksual. (Antara, Alodokter/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya