Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENULIS asal Korea Selatan, Oh Su Hyang, dengan buku terlaris berjudul Bicara Itu Ada Seninya, ungkap rahasia seni berbicara. Menurut Oh Su Hyang, berbicara itu bukan hanya tentang menyusun kata tapi juga bagaimana berbicara itu bisa memikat orang atau bahkan bermakna bagi orang.
Orang yang sedang berbicara juga diharapkan bisa membaca hati pendengar. Dengan begitu, pembicara akan mengetahui keinginan dari pendengarnya.
Tak hanya itu, Oh Su Hyang menambahkan bahwa yakin dan percaya diri dengan kemampuan diri sendiri akan membantu seseorang memilih keahlian tertentu, seperti salah satunya bisa menjadi pembicara yang didengar oleh banyak orang.
"Jangan membatasi diri sendiri, percaya kalau kita bisa sehingga kita bisa punya keahlian" ujar Oh Su Hyang, dalam acara media gathering bertajuk Let's Meet Oh Su Hyang, yang digelar di Gramedia Matraman, Jakarta, Jumat (31/10).
Lalu, bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara? Yuk, simak kiat dari Oh Su Hyang berikut.
Oh Su Hyang menyampaikan bahwa ketika seseorang berbicara dengan tersenyum, alam bawah sadar orang tersebut akan lebih merasa bahagia dan percaya diri.
Saat berbicara sambil tersenyum, pendengar akan terbuka hatinya kurang dari tiga detik saat melihat dan mendengarkan pembicara tersebut.
"Orang yang gak suka dengan kita akan suka sama kita, kalau kita bisa senyum sambil berbicara," ujar Oh Su Hyang.
Lebih lanjut, ia menyampaikan saat berbicara sambil senyum, bukan hanya orang yang berbicara tersebut yang akan menjadi senang, melainkan juga lawan bicara juga akan merasa senang.
Ketika tersenyum, akan merilis hormon oksitosin (hormon bahagia), sehingga bisa mengurangi rasa takut, stres, dan perasaan tidak senang.
Selanjutnya, Oh Su Hyang menyarankan untuk melatih mulut dan suara sebelum berbicara. Seperti suara "emmm" yang cukup panjang. Lalu, kata "aaaa", kemudian "oooo" yang juga cukup panjang.
"Latihan suara ini akan membuat suara jadi ngumpul," ujar Oh Su Hyang.
Oh Su Hyang merupakan seorang dosen, pakar komunikasi, dan penulis asal Korea Selatan. Oh Su Hyang telah menerbitkan buku-buku laris seputar komunikasi dan pengembangan diri, seperti buku Bicara Itu Ada Seninya, Bicara Positif Itu Gampang, Komunikasi Itu Ada Seninya, hingga buku Seni Berbicara Tanpa Bikin Sakit Hati.
Oh Su Hyang mengajarkan bahwa berbicara itu bukan hanya tentang menyusun kata tapi juga bagaimana berbicara itu bisa memikat orang atau bahkan bermakna bagi orang. (H-3)
Banyak karya akademik yang ia tangani berubah menjadi buku yang lebih komunikatif dan dapat dibaca masyarakat luas.
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
PENULIS asal Korea Selatan, Oh Su Hyang, yang dikenal lewat buku laris Bicara Itu Ada Seninya, ternyata punya kebiasaan yang luar biasa yaitu membaca hingga 70 buku setiap bulan.
Dikenal lewat bukunya yang populer Bicara Itu Ada Seninya, Oh Su Hyang ternyata punya masa kecil yang jauh dari kata mudah.
Prof Agus telah menulis dan menerbitkan 11 buku yang membahas berbagai topik seputar politik, keamanan, dan hubungan internasional.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved