Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JELITA pasti pernah mendengar mengenai beras shirataki yang tengah populer. Beras ini dinila memiliki kalori yang lebih rendah serta mengandung serat yuang lebih tinggi dibandingkan dengan beras biasa. Oleh karena itu, beras ini banyak dikonsumsi oleh Jelita yang ingin menurunkan berat badan, serta keluarga pada umumnya yang ingin lebih sehat.
Beras shirataki merupakan jenis beras yang terbuat dari umbi tanaman konjac (Amorphophallus konjac). Konjac sendiri merupakan tanaman yang banyak tumbuh di berbagai negara di Asia, seperti Jepang dan Tiongkok Selain menjadi beras, akar tanaman konjac juga sering diolah menjadi mie atau makanan ringan.
Pelopor beras shirataki Flimrice merilis kemasan pouch ukuran 1 kilogram bagi para konsumennya. Sejak dua bulan diluncurkan, produk ini mendapat sambutan hangat dan bahkan pasar meminta kemasan keluarga yang besar. Sebelumny, kemasan yang tersedia adalah satu box berisi 7 sachet.
Baca juga : Berikut 2 Fakta tentang Alasan Orang Gemuk Rentan Ngorok
“Saya melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, dimana dalam waktu dua minggu, produk ini sold out di semua marketplace dan terjual lebih dari 20 ribu box!” jelas Dennis Hadi selaku CEO dari Flimgroup.
“Saya berharap dengan kehadiran Flimrice kemasan pouch besar, masyarakat bisa menikmati nasi pulen yang lebih sehat, untuk mewujudkan keluarga sehat Indonesia.”
Flimrice menggunakan bahan yang lebih sehat, dan cocok untuk menemani diet karena Flimrice membantu menjaga kenyang lebih lama dibanding nasi putih biasa. Bagi masyarakat yang sering ragu makan nasi saat diet, Flimrice menjadi solusi yang tepat.
“Kandungannya tidak ada yang diubah, sama seperti kemasan box. Bedanya hanya kemasannya lebih besar, sehingga tidak ada penurunan kualitas,” ucap Dennis Hadi. Dengan adanya dua ukuran kemasan berbeda, masyarakat dapat memilih Flimrice sesuai kebutuhan; baik untuk dikonsumsi bersama keluarga maupun untuk dibawa bepergian. (H-2)
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Peneliti Karolinska Institutet mengungkap kaitan genetik antara kadar kafein dalam darah dengan risiko diabetes tipe 2 dan penurunan lemak tubuh.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Resolusi diet 2026 sering gagal? Simak tips hidup sehat, strategi diet realistis, dan panduan bulanan agar berat badan turun secara konsisten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved