Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak lulusan Universitas Indonesia, Dimple Nagrani, mengatakan dalam memilih produk perawatan anak harus yang terbuat dari bahan yang alami agar tidak menimbulkan efek samping pada kesehatan kulit anak.
"Kulit bayi sepertiga lebih tipis dari kulit dewasa. Jadi, pemilihan produk harus diperhatikan dan selalu pilih bahan yang alami. Jadi, kalau masuk ke dalam darah nggak apa-apa. Kalau kimia masuk ke darah pasti ada efek samping, jadi produk alami salah satu faktor penting," kata Dimple, dikutip Minggu (28/7).
Dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda itu mengatakan kulit bayi yang tipis memiliki minyak alami dan barrier kulit yang turut menjaga daya tahan tubuh anak.
Baca juga : Ini Pentingnya Mendeteksi Dini Gejala Diabetes pada Anak
Produk dengan bahan alami dan aman untuk anak dapat membuat produk terserap dengan baik ke dalam kulit dan menjaga pertahanan kulit.
Kulit anak yang sehat, kata Dimple, adalah yang tidak bersisik atau kering. Kulit yang kering pertanda pori-pori yang terbuka sehingga debu dan radikal bebas bisa masuk dan merusak pertahanan tubuh.
"Yang bikin gatal saat berkeringat karena kulit kena debu jadi nempel, debunya gampang masuk itu menyebabkan eksim, dermatitis atopi, kalau keringetan dia garuk-garuk," ucapnya.
Baca juga : Ingin Batasi Penggunaan Gawai oleh Anak? Orangtua Harus Mulai dari Diri Sendiri
Selain pemilihan sabun yang tepat dan alami, cara lain untuk menjaga kesehatan kulit anak adalah tidak mandi terlalu sering apalagi menggunakan air panas karena bisa melebarkan pori-pori kulit dan menyebabkan gatal.
Dimple mengatakan gunakan air dingin bagi anak yang sudah lebih besar dan gunakan air hangat bagi anak bayi.
Jika anak berkeringat, usahakan lap hingga kering atau ganti baju untuk menghindari mandi terlalu sering.
"Paling sehat mandi pakai air yang cukup suam-suam kuku nggak usah dingin banget nanti anaknya kaget tapi usahakan nggak panas, buat bayi kita harus memastikan airnya cukup hangat," pungkas Dimple. (Ant/Z-1)
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved