Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GAGASAN upah sektoral yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disambut baik Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jabar.
SPSI menilai langkah ini bisa menghilangkan disparitas upah di wilayah Jabar.
Sebelumnya, gubernur menilai saat ini sistem upah minimum di kabupaten/kota (UMK) sudah tidak rasional dan perlu dievaluasi.
Dedi menyoroti perbedaan UMK yang besar antar wilayah yang saling berbatasan, seperti Purwakarta dan Karawang atau Bekasi dan Bogor. Selisih upah hingga Rp500 ribu di kawasan industri yang sama memicu ketidakseimbangan dan berdampak pada mobilitas tenaga kerja maupun iklim investasi.
Atas hal itu, Ketua SPSI Jabar Roy Jinto Ferianto, Selasa (12/8) menyatakan, buruh di perusahaan-perusahaan dengan jenis industri yang sama, bisa menerima nilai upah yang sama. Kendati demikian, disparitas upah saat ini sudah terlalu jauh antar industri di daerah satu dengan yang lainnya.
“Ambil contoh di Jabar antara tertinggi Kota Bekasi yang sudah di angka Rp5 juta lebih dan yang terendah yaitu Kota Banjar di angka Rp2 juta. Maka kalau kita berbicara industri sejenis, misalkan, garmen di Bekasi menerima upah Rp5 juta lebih, garmen di Banjar menerima upah hari ini Rp2 jutaan,” paparnya.
Dia mengingatkan, rencana penerapan upah sektoral di Indonesia harus dilakukan dengan kajian yang sangat komprehensif. Kebijakan yang bertujuan menyesuaikan standar upah berdasarkan sektor industri ini bisa menjadi solusi. Namun, hal itu berisiko memicu resistensi jika tidak mempertimbangkan disparitas upah antar wilayah yang sudah terlanjur lebar.
“Jika mengambil patokan dari yang tertinggi, misalnya Rp5 juta, tentu buruh setuju. Tapi bagaimana nasib mereka yang sudah menerima di atas Rp5 juta? Apakah harus turun atau tidak naik dulu sampai yang terendah menyusul? Itu kan jadi masalah,” ungkapnya.
Menurut Roy, persoalan paling rumit ada pada penentuan dasar upah sektoral, menggunakan standar upah minimum tertinggi atau terendah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Kalau sektor otomotif atau garmen nasional mengambil patokan upah dari Jabar yang tinggi, pengusaha di Jawa Tengah tentu keberatan untuk langsung naik dari Rp2 juta menjadi Rp5 juta. Sebaliknya, jika patokannya diambil dari upah terendah seperti daerah di Brebes yang hanya Rp2 juta sekian, buruh di daerah yang sudah menerima Rp5 juta, pasti menolak karena berarti harus turun,” terangnya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved