Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Andrew Mountbatten-Windsor Dibebaskan Usai Ditangkap Terkait Skandal Dokumen Epstein

Thalatie K Yani
20/2/2026 06:25
Andrew Mountbatten-Windsor Dibebaskan Usai Ditangkap Terkait Skandal Dokumen Epstein
Andrew Mountbatten-Windsor(BBC)

KEPOLISIAN Inggris akhirnya melepaskan Andrew Mountbatten-Windsor setelah sempat ditahan atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik (misconduct in public office) pada pagi hari ini. Mantan pangeran tersebut terlihat kembali ke Sandringham Estate di Norfolk tak lama setelah meninggalkan kantor polisi Aylsham.

Pihak Kepolisian Thames Valley dalam pernyataan resminya mengonfirmasi Andrew telah dibebaskan, namun statusnya tetap berada di bawah penyelidikan (released under investigation). Penangkapan ini pertama kali dilaporkan oleh BBC setelah kepolisian menahan seorang pria berusia 60-an tahun dan melakukan penggeledahan di sejumlah properti di Berkshire serta Norfolk.

Kaitan dengan Skandal Jeffrey Epstein

Meski pihak berwenang belum memberikan rincian detail, informasi yang dihimpun BBC menyebutkan bahwa penangkapan ini berkaitan dengan aktivitas Andrew selama menjabat sebagai utusan perdagangan (trade envoy). Langkah hukum ini merupakan kelanjutan dari rilis jutaan dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Januari lalu terkait penyelidikan kasus mendiang Jeffrey Epstein.

Andrew sendiri secara konsisten membantah melakukan kesalahan terkait hubungannya dengan Epstein. Hingga saat ini, ia belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait tuduhan spesifik yang muncul dalam berkas-berkas Epstein tersebut.

Respons Raja Charles dan Donald Trump

Pihak Kerajaan Inggris menunjukkan sikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan. Kakak Andrew, Raja Charles, menegaskan dukungannya terhadap transparansi hukum.

"Hukum harus tetap berjalan," ujar Raja Charles. Ia menambahkan otoritas yang berwenang mendapatkan kerja sama "penuh dan tulus" dari pihak keluarga kerajaan.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan komentar saat melakukan kunjungan ke Georgia. Trump menyebut situasi yang menimpa keluarga kerajaan ini sebagai hal yang menyedihkan.

"Saya pikir ini sangat menyedihkan. Saya pikir ini sangat buruk bagi Keluarga Kerajaan. Sangat, sangat menyedihkan," ujar Trump kepada wartawan. "Bagi saya, ini adalah hal yang sangat menyedihkan."

Trump juga sempat memuji sosok Raja Charles sebagai "pria yang fantastis" menjelang rencana kunjungan sang Raja ke Amerika Serikat dalam waktu dekat. Terkait skandal Epstein, Trump mengeklaim dirinya telah dibebaskan dari segala tuduhan.

"Sangat menarik karena tidak ada yang membicarakan Epstein saat dia masih hidup, tapi sekarang mereka membicarakannya. Tapi saya adalah orang yang bisa membicarakannya karena [saya] telah sepenuhnya dibebaskan. Saya tidak melakukan apa-apa," tambah Trump.

Perkembangan kasus ini kini terus dipantau secara ketat oleh otoritas di Inggris maupun Amerika Serikat, seiring dengan masih berjalannya proses penyelidikan oleh kepolisian. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya