Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Inggris akhirnya melepaskan Andrew Mountbatten-Windsor setelah sempat ditahan atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik (misconduct in public office) pada pagi hari ini. Mantan pangeran tersebut terlihat kembali ke Sandringham Estate di Norfolk tak lama setelah meninggalkan kantor polisi Aylsham.
Pihak Kepolisian Thames Valley dalam pernyataan resminya mengonfirmasi Andrew telah dibebaskan, namun statusnya tetap berada di bawah penyelidikan (released under investigation). Penangkapan ini pertama kali dilaporkan oleh BBC setelah kepolisian menahan seorang pria berusia 60-an tahun dan melakukan penggeledahan di sejumlah properti di Berkshire serta Norfolk.
Meski pihak berwenang belum memberikan rincian detail, informasi yang dihimpun BBC menyebutkan bahwa penangkapan ini berkaitan dengan aktivitas Andrew selama menjabat sebagai utusan perdagangan (trade envoy). Langkah hukum ini merupakan kelanjutan dari rilis jutaan dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Januari lalu terkait penyelidikan kasus mendiang Jeffrey Epstein.
Andrew sendiri secara konsisten membantah melakukan kesalahan terkait hubungannya dengan Epstein. Hingga saat ini, ia belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait tuduhan spesifik yang muncul dalam berkas-berkas Epstein tersebut.
Pihak Kerajaan Inggris menunjukkan sikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan. Kakak Andrew, Raja Charles, menegaskan dukungannya terhadap transparansi hukum.
"Hukum harus tetap berjalan," ujar Raja Charles. Ia menambahkan otoritas yang berwenang mendapatkan kerja sama "penuh dan tulus" dari pihak keluarga kerajaan.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan komentar saat melakukan kunjungan ke Georgia. Trump menyebut situasi yang menimpa keluarga kerajaan ini sebagai hal yang menyedihkan.
"Saya pikir ini sangat menyedihkan. Saya pikir ini sangat buruk bagi Keluarga Kerajaan. Sangat, sangat menyedihkan," ujar Trump kepada wartawan. "Bagi saya, ini adalah hal yang sangat menyedihkan."
Trump juga sempat memuji sosok Raja Charles sebagai "pria yang fantastis" menjelang rencana kunjungan sang Raja ke Amerika Serikat dalam waktu dekat. Terkait skandal Epstein, Trump mengeklaim dirinya telah dibebaskan dari segala tuduhan.
"Sangat menarik karena tidak ada yang membicarakan Epstein saat dia masih hidup, tapi sekarang mereka membicarakannya. Tapi saya adalah orang yang bisa membicarakannya karena [saya] telah sepenuhnya dibebaskan. Saya tidak melakukan apa-apa," tambah Trump.
Perkembangan kasus ini kini terus dipantau secara ketat oleh otoritas di Inggris maupun Amerika Serikat, seiring dengan masih berjalannya proses penyelidikan oleh kepolisian. (BBC/Z-2)
Richard Kahn, akuntan Jeffrey Epstein, diperiksa 7 jam oleh DPR AS. Ia klaim tak tahu soal perdagangan seks meski kelola ribuan dokumen keuangan.
Terungkap! PM Keir Starmer diperingatkan soal risiko reputasi Lord Mandelson dan Jeffrey Epstein sebelum penunjukan Dubes AS.
Terungkap peran asisten, pengacara, hingga pilot dalam membantu operasional harian Jeffrey Epstein.
Putri Eugenie resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelindung Anti-Slavery International. Keputusan ini muncul di tengah mencuatnya dokumen baru Jeffrey Epstein.
Komite Pengawas DPR AS resmi mengeluarkan somasi (subpoena) terhadap Jaksa Agung Pam Bondi terkait dugaan penutupan informasi dalam skandal Jeffrey Epstein.
Howard Lutnick setuju memberikan kesaksian sukarela terkait skandal Jeffrey Epstein setelah dokumen pengadilan mengungkap kunjungannya ke pulau pribadi sang predator seks.
Raja Charles dikabarkan tidak akan menentang rencana parlemen untuk menghapus Andrew Mountbatten-Windsor dari garis suksesi menyusul penangkapannya terkait kasus serius.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Menjelang dimulainya rangkaian inti acara, Presiden Prabowo dipersilakan menuju State Dining Room untuk bertemu Raja Inggris Charles III.
Keluarga Osbourne mengungkap Raja Charles III mengirim surat belasungkawa pribadi atas meninggalnya Ozzy Osbourne.
Hubungan antara Raja Charles III dan Pangeran William dikabarkan sedang berada di titik terendah. Ayah dan anak ini sudah tidak bertegur sapa selama berminggu-minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved