Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Raja Charles Kirim Surat Belasungkawa untuk Ozzy Osbourne, Keluarga Sebut Sang Raja Pribadi yang Hangat

Thalatie K Yani
13/11/2025 06:28
Raja Charles Kirim Surat Belasungkawa untuk Ozzy Osbourne, Keluarga Sebut Sang Raja Pribadi yang Hangat
Keluarga Osbourne mengungkap Raja Charles III mengirim surat belasungkawa pribadi atas meninggalnya Ozzy Osbourne. (The Osbourne Podcast)

KELUARGA Osbourne mengungkap Raja Charles III mengirim surat pribadi berisi belasungkawa atas meninggalnya legenda rock Inggris, Ozzy Osbourne. Hal itu disampaikan Sharon, Kelly, dan Jack Osbourne dalam episode terbaru podcast The Osbournes, penampilan publik pertama mereka sejak Ozzy meninggal pada Juli lalu di usia 76 tahun.

Jack menceritakan mereka menerima “surat yang sangat indah” dari Raja Charles. “Kami mendapat surat yang luar biasa dari Raja,” kata Jack, yang kemudian disambut antusias oleh ibunya.

Sharon memuji perhatian Raja Charles yang disebutnya tulus dan menyentuh. “Raja kita adalah pribadi yang luar biasa. Bukan hanya karena beliau menulis surat ketika Ozzy meninggal, tapi karena jika beliau melakukannya untuk kami, berarti beliau juga melakukannya untuk banyak orang lainnya,” ujarnya.

“Beliau tahu apa yang terjadi di masyarakat, bukan hanya soal politik. Beliau peduli terhadap lingkungan, terhadap hewan, terhadap banyak hal,” lanjut Sharon.

Sharon juga mengingat Raja Charles pernah menghubungi keluarga mereka pada 2003, ketika Ozzy dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan motor. “Beliau punya hati yang baik. Tidak harus melakukan hal-hal yang pernah beliau lakukan untuk Ozzy, tapi beliau tetap melakukannya. Ia benar-benar orang yang peduli,” kata Sharon.

Pasangan yang menikah selama 43 tahun itu dikenal sebagai pendukung keluarga kerajaan. “Kami menghormati beliau dan keluarganya,” ujar Sharon. “Beliau meluangkan waktu menulis surat dengan tangan, menyampaikan belasungkawa atas kepergian Ozzy, dan itu sangat berarti bagi kami.”

Ozzy Osbourne, vokalis band legendaris Black Sabbath, meninggal dunia akibat serangan jantung setelah bertahun-tahun berjuang dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit Parkinson. Ia dimakamkan pada 30 Juli di kampung halamannya, Birmingham, Inggris.

Ribuan penggemar menghadiri prosesi penghormatan di Black Sabbath Bridge dan Broad Street Bench, yang kini menjadi tugu peringatan bagi penyanyi “Crazy Train” itu. Saat iring-iringan jenazah melintas, para penggemar meneriakkan namanya dan menaburkan bunga.

Pada hari yang sama, pasukan Kerajaan Inggris juga memberikan penghormatan. Penghormatan dengan menampilkan lagu “Paranoid” milik Black Sabbath saat upacara Changing of the Guard di Istana Buckingham.

Ozzy dan Raja Charles memiliki sejarah panjang. Ozzy pernah tampil di konser Party at the Palace untuk merayakan 50 tahun pemerintahan Ratu Elizabeth II pada 2002. Ozzy kembali bertemu Charles di acara amal The Prince’s Trust pada 2006.

Usai penobatan Charles pada 2022, Ozzy sempat menyampaikan pujiannya kepada sang raja. “Beliau adalah orang yang sangat baik dan selalu memperlakukan saya dengan penuh rasa hormat,” ujar Ozzy kala itu kepada The New York Post. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik