Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Tak Biasa, Green Day Tampil di Super Bowl tanpa Kritik Pemerintah

Andhika Prasetyo
09/2/2026 10:51
Tak Biasa, Green Day Tampil di Super Bowl tanpa Kritik Pemerintah
Green Day tampil di Final Super Bowl.(Instagram/Green Day)

Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2). Billy Joe Armstrong dkk menyanyikan medley lagu-lagu populer mereka tanpa menyampaikan pernyataan politik seperti yang kerap dilakukan dalam penampilan sebelumnya.

Grup band rock asal Bay Area, Green Day, tampil menghibur pada acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2). Dalam penampilan singkat tersebut, Green Day membawakan sejumlah lagu hit mereka tanpa menyelipkan pernyataan politik secara langsung.

Mengutip laporan Billboard, penampilan Green Day digelar sebagai bagian dari perayaan 60 tahun Super Bowl, sebelum pertandingan antara Seattle Seahawks dan New England Patriots dimulai untuk memperebutkan Trofi Lombardi.

Selama sekitar enam menit di atas panggung, Green Day membawakan empat lagu andalan mereka. Penampilan dibuka dengan alunan lembut lagu Good Riddance yang diawali oleh beberapa pemain biola. Band kemudian melanjutkan dengan Holiday, Boulevard of Broken Dreams, dan ditutup dengan American Idiot.

Berbeda dengan sejumlah pertunjukan mereka sebelumnya, Green Day tidak menyampaikan komentar atau kritik langsung terkait kondisi politik Amerika Serikat saat ini selama penampilan prapertandingan tersebut.

Usai membawakan lagu terakhir, kamera menyorot deretan legenda sepak bola Amerika yang berdiri di sepanjang tangga menuju panggung. Momen tersebut disambut antusias oleh penonton di stadion.

Vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong, kemudian menutup penampilan dengan seruan penuh semangat. “Selamat datang di Baaaaay! Ini Super Bowl 60!” teriak Armstrong kepada para penonton.

Meski tidak menyampaikan pernyataan politik di atas panggung Super Bowl, Green Day tetap menjadi sorotan menjelang laga akbar tersebut. Band ini diketahui secara terbuka menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump, termasuk terkait isu imigrasi.

Dalam sebuah acara The FanDuel Party Spotify di Pier 69, San Francisco, Jumat (6/2), Armstrong sempat melontarkan kritik terhadap kebijakan dan peran lembaga Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE).

Di sisi lain, Trump juga sempat menyatakan ketidaksukaannya terhadap Green Day dan penampil utama Super Bowl Halftime Show, Bad Bunny. Dalam wawancara dengan New York Post pada Januari lalu, Trump menyebut para penampil tersebut sebagai pilihan yang buruk. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya