Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Serangan Gaza Berlanjut, DPR Dorong Diplomasi Tegas Indonesia

Ferdian Ananda Majni
03/2/2026 09:35
Serangan Gaza Berlanjut, DPR Dorong Diplomasi Tegas Indonesia
Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi damai bela Palestina di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2025(MI/Usman Iskandar.)

ANGGOTA Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas terhadap serangan Israel yang kembali menggempur wilayah Gaza, termasuk kawasan pengungsian, meski kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan.

Ia menilai serangan Israel ke Gaza sebagai pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional. Amelia menegaskan, status Indonesia sebagai anggota Board of Peace (BOP) membawa konsekuensi moral dan politik untuk bersuara lebih lantang.

Keanggotaan itu, menurut dia, harus dimanfaatkan untuk mempertanyakan sekaligus menegur serangan Israel ke Gaza atas tindakan yang dinilai merusak upaya perdamaian.

"Apa yang dilakukan Israel jelas melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Serangan ke pengungsian tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun," kata Amelia dalam keterangannya dikutip, Selasa (3/2).

Ia menilai Board of Peace seharusnya menjadi sarana memperkuat tekanan diplomatik terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar komitmen damai antara lain Israel. Pemerintah Indonesia, kata dia, tidak boleh bersikap pasif ketika pelanggaran terus berulang.

"Sebagai bagian dari Board of Peace, pemerintah harus mempertanyakan dan menegur Israel. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal kemanusiaan," sebut legislator Fraksi Partai NasDem tersebut.

Lebih lanjut, Amelia menyoroti pentingnya konsistensi komunitas internasional dalam menegakkan mandat perdamaian. Ia menekankan bahwa gencatan senjata tidak boleh berhenti sebagai kesepakatan formal semata, sementara kekerasan terhadap warga sipil masih terjadi oleh Israel.

Menurutnya, Komisi I DPR RI akan terus mengawal kebijakan dan langkah pemerintah agar selaras dengan amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendorong terciptanya perdamaian dunia termasuk di Gaza.

"Kita ingin perdamaian yang nyata, bukan perdamaian di atas kertas. Indonesia harus tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina," pungkas Amelia. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya